Konten dari Pengguna

Mengenal Komponen Elektronika Dasar dan Fungsinya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi komponen elektronika dasar. Sumber: Unsplash/Axel R.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi komponen elektronika dasar. Sumber: Unsplash/Axel R.

Perangkat elektronik sangat erat dengan kehidupan manusia. Di dalamnya terdapat komponen elektronika dasar yang memiliki peran penting untuk menjalankan suatu fungsi sesuai dengan perangkatnya.

Komponen merupakan suatu bagian dari keseluruhan yang membentuk kesatuan. Setiap komponen elektronika perlu dipelajari agar semakin paham dalam keamanan dan cara menggunakan suatu alat dengan tepat.

Fungsi Komponen Elektronika Dasar

Ilustrasi komponen elektronika dasar. Sumber: Unsplash/Robin Glauser

Menurut buku Buku Ajar Listrik dan Elektronika Dasar Teknik Pertanian, Mareli Telaumbanua (2022), komponen elektronika adalah sebuah peralatan yang dikemas dalam bentuk diskrit dengan dua atau lebih terminal penghubung yang menjadi elemen dasar rangkaian elektronika.

Berikut adalah beberapa komponen elektronika dasar beserta fungsinya yang menarik untuk diketahui.

1. Transistor

Transistor pada umumnya terbuat dari bahan semikonduktor seperti germanium, silikon, dan gallium arsenide. Fungsi transistor berbeda-beda tergantung dengan jenisnya yaitu Bipolar Junction Transistor (BJT) dan Field Effect Transistor (FET) Namun intinya fungsi transistor adalah.

  • Sebagai saklar.

  • Sebagai penguat arus.

  • Sebagai penguat amplifier sinyal.

2. Dioda

Komponen elektronika dasar selanjutnya adalah dioda. Dioda digunakan sebagai penghantar arus listrik ke satu arah, dan penghambat arus listrik ke arah lainnya. Katoda merupakan sisi negatif (N), sedangkan anoda sisi positif (P).

Fungsi:

  • Penyearah arus listrik.

  • Mengubah arus bolak-balik (AC) menjadi arus yang searah (DC).

  • Penyetabil tegangan.

3. Resistor

Resistor berbentuk tabung dan terbuat dari material atau bahan karbon dan keramik. Satuan dari nilai resistor elektronika adalah ohm. Fungsinya adalah menghambat dan mengatur arus listrik di dalam sebuah rangkaian elektronika.

4. Kapasitor

Komponen elektronika ini memiliki kemampuan menyimpan elektron-elektron selama waktu yang tertentu. Kapasitor termasuk komponen pasif. Fungsinya adalah menyimpan muatan listrik, selain itu kapasitor juga dapat digunakan sebagai penyaring frekuensi.

5. IC

IC atau Integrated Circuit adalah komponen elektronika yang berisi ribuan transistor, dioda dan juga kapasitor.

Fungsi: mengemas suatu rangkaian menjadi kemasan kecil sehingga lebih ringan dam terjangkau.

Baca Juga: Mengenal Pengertian Rangkaian Listrik dan Penerapannya

Penjelasan tentang komponen elektronika dasar dan fungsinya akan menambah pengetahuan tentang kelistrikan. Dengan begitu pemakaian perangkat elektronik yang tepat dan aman akan terwujud. (DVA)