Mengenal Komposisi Penyusun Sel Tumbuhan beserta Fungsinya

Ragam Info
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sel merupakan unit terkecil yang terdapat pada makhluk hidup. Salah satunya, yaitu sel tumbuhan. Sehingga penting untuk mengetahui komposisi penyusun sel tumbuhan beserta fungsinya.
Komposisi yang menjadi ciri khas sel tersebut, yaitu dinding sel. Di mana dinding sel terbentuk dari selulosa yang berfungsi untuk melindungi serta memberikan bentuk. Selain dinding sel, terdapat beberapa komponen penyusun lainnya, seperti membran sel dan inti sel.
Mengetahui Komponen Penyusun Sel Tumbuhan dan Fungsinya
Mengutip dari buku Biologi Umum untuk Mahasiswa, Hafidha dan Dwimei (2021:60), komponen penyusun sel tumbuhan mempunyai perbedaan dari sel makhluk hidup lainnya. Struktur utama yang mendasari perbedaan tersebut, yaitu adanya dinding sel dalam sel tumbuhan.
Secara umum, keberadaan komponen penyusun sel tersebut berfungsi untuk keberlangsungan hidup bagi tumbuhan. Di mana fungsinya saling masing-masing komponen mempunyai perbedaan.
Sehingga tidak hanya dinding sel yang mempunyai fungsi penting. Untuk lebih mamahami fungsi komponen lainnya. Berikut adalah penjelasan komponen penyusun sel tumbuhan beserta fungsinya.
1. Dinding sel
Dinding sel merupakan lapisan paling luar dari sel tumbuhan yang mengelilingi, serta memberikan batasan terhadap ruang sel untuk berkembang. Ciri dari dinding sel tersebut yaitu, mempunyai struktur fleksibel, kuat, dan mempunyai lapisan yang kaku, serta terbuat dari selulosa.
Fungsi dari dinding sel di antaranya, yaitu
Melindungi sel.
Memberikan penjagaan tekanan dari turgor.
Memberikan bentuk pada sel tumbuhan.
Menjadi tempat terjadinya pertukaran zat, seperti protein dan molekul kecil lainnya.
Untuk menyimpan karbohidrat.
2. Membran sel
Komponen penyusun sel tumbuhan yang kedua, yaitu membran sel. Membran sel berada di bawah dinding sel, yang berasal dari protein dan molekul lemak. Adapun fungsi dari membran sel di antaranya, yaitu
Memberikan perlindungan terhadap inti sel.
Mengatur keluar masuknya dari berbagai molekul.
Memberikan penerimaan rangsangan dari luar sel ataupun reseptor.
3. Sitoplasma
Sitoplasma merupakan bagian cair pada sel tumbuhan yang terdapat di antara inti sel dan membran sel. Di dalam sitoplasma, terkandung beberapa organel, seperti kloroplas, endoplasma retikulum, mitokondria, dan ribosom. Fungsi dari sitoplasma di antaranya, yaitu
Memproduksi energi.
Mensintesis protein.
Melakukan pengolahan zat-zat kimia.
Sebagai media terjadinya reaksi kimia sel.
4. Nukleus (inti sel)
Nukleus (inti sel) menjadi bagian yang penting dari sel dan diibaratkan sebagai otak sel. Inti sel terletak pada tengah sel yang mempunyai bentuk bulat atau oval. Di mana tersusun atas lapisan selaput, nukleolus, nukleoplasma, dan kromosom ataupun kromatin. Beberapa fungsi dari nukleus (inti sel), yaitu
Melakukan pengontrolan aktivitas dari sel.
Mengatur terjadinya sintesis RNA untuk memproduksi protein.
Mengatur terjadinya proses pembelahan sel.
Sebagai pelindung DNA dari berbagai kerusakan.
5. Mitokondria
Mitokondria merupakan organel sel tumbuhan yang tersusun atas memberan luar dan membran dalam dan mirip dengan membran plasma. Adapun fungsi dari membran sel di antaranya, yaitu
Menjadi pusat respirasi aerobik yang memproduksi energri ATP.
Menjadi pembangkit energi yang terdapat pada sel tumbuhan.
Menjadi tempat terjadinya siklus Krebs.
6. Ribosom
Ribosom merupakan bagian sel tumbuhan yang tersebar pada sitoplasma ataupun menempel di bagian luar retiikulum endoplasma (RE) yang tersusun atas RNA dan protein. Ribosom mempunyai beberapa fungsi sebagai tempat sintesis protein.
7. Retikulum Endoplasma (RE)
Retikulum endpolasma adalah organel sel yang terdapat di dekat nukleus. RE terdiri atas 2 jenis, yaitu RE kasar dan RE halus. Adapun fungsi dari masing-masing jenis tersebut, yaitu
RE kasar ditempeli oleh ribosom terikat yang berfungsi sebagai tempat sintesis dan modifikasi protein.
RE halus tidak ditempeli oleh ribosom terikat yang berfungsi untuk menjalankan sintesis lipid, detokfikasi racun, sebagai tempat menyimpan kalsium, dan metaolisme karbohidrat.
8. Vakuola
Vakuola adalah komponen penyusun sel tumbuhan yang dilapisi oleh membran dan disebut dengan tonoplas. Beberapa fungsi dari vakuola, yaitu
Sebagai tempat menyimpan cadangan makanan.
Sebagai tempat menimbun sisa metabolisme
9. Kloroplas
Kloroplas hanya terdapat pada sel tumbuhan, yang mempunyai pigmen fotosintesis. Pigmen tersebut mempunyai peran pada proses fotosintesis untuk menangkap gelombang cahaya.
10. Mikrotobulus dan Mikrofilamen
Bagian sel tumbuhan yang terakhir, yaitu mikrotubulus dan mikrofilamen, di mana fungsi dari mikrotubulus untuk mempertahankan dari bentuk sel. Sedangkan mikrofilamen mmpunyai peran pada pergerakan sel.
Baca Juga: Perbedaan Tumbuhan dan Makhluk Hidup Lainnya
Komposisi penyusun sel tumbuhan terdiri atas beberapa organel sel di antaranya, yaitu dinding sel, membran sel, nukleus, sitoplasma, mitokondria, ribosom, RE, vakuola, kloroplas, mikrotubulus, dan mikrofilamen. Di mana masing-masing bagian tersebut mempunyai fungsi yang berbeda-beda. (PAM)
