Mengenal Lapisan Atmosfer berdasarkan Ketinggian dan Manfaatnya bagi Bumi

Ragam Info
Akun yang membahas berbagai informasi bermanfaat untuk pembaca.
Konten dari Pengguna
3 April 2024 16:17 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Lapisan Atmosfer berdasarkan Ketinggian. Foto hanya ilustrasi. Sumber foto: Unsplash/Actionvance
zoom-in-whitePerbesar
Lapisan Atmosfer berdasarkan Ketinggian. Foto hanya ilustrasi. Sumber foto: Unsplash/Actionvance
ADVERTISEMENT
Atmosfer adalah lapisan gas yang menyelimuti planet, termasuk Bumi. Lapisan atmosfer berdasarkan ketinggian dibagi menjadi lima lapisan. Hal tersebut dikarenakan kandungannya yang berbeda-beda.
ADVERTISEMENT
Untuk bumi, atmosfernya mengandung oksigen, karbondioksida, nitrogen, argon, helium, ozon, uap air, serta unsur gas lainnya. Jarak atmosfer dengan permukaan tanah pun bervariasi, mulai dari 0 km-560 km di atas permukaan tanah.

Lapisan Atmosfer berdasarkan Ketinggian

Lapisan Atmosfer berdasarkan Ketinggian. Foto hanya ilustrasi. Sumber foto: Unsplash/Nasa
Dikutip dari buku Intisari Pengetahuan Alam, Tetty dkk (2008: 94), Atmosfer adalah lapisan udara yang mengelilingi bumi. Atmosfer bumi dikenal memiliki kandungan karbon dioksida sangat tinggi, itulah mengapa suhu di Bumi juga tinggi.
Lapisan atmosfer berdasarkan ketinggian dibagi menjadi lima lapisan, yaitu Troposfer, Stratosfer, Mesosfer, Termosfer, dan Eksosfer. Berikut penjelasan lengkap mengenai lapisan atmosfer yang dibagi berdasarkan ketinggian lengkap dengan manfaatnya.

1. Troposfer

Lapisan atmosfer ini berhubungan langsung dengan Bumi. Troposfer adalah tempat terjadinya peristiwa cuaca seperti angin, hujan, dan badai. Ketinggiannya dari permukaan Bumi adalah 12 km.
ADVERTISEMENT
Namun di khatulistiwa, ketinggian lapisan Troposfer berada di 16-18 km di atas permukaan Bumi. Berikut beberapa manfaat dari lapisan ini.

2. Stratosfer

Lapisan ini juga masih dijangkau manusia menggunakan pesawat maupun hewan yang mampu terbang tinggi di udara. Ketinggian Stratosfer yaitu 12-50 km di atas permukaan Bumi, dengan suhu yang dapat mencapai 55 derajat Celcius.
Lapisan ini adalah tempat bagi kandungan ozon yang bertugas untuk menyerap sinar ultraviolet yang dihasilkan matahari. Berikut beberapa manfaat dari lapisan ini.

3. Mesosfer

Lapisan ini berperan sebagai pembakar meteor di luar angkasa yang mendekati Bumi. Meteor adalah benda asing di luar angkasa, ukurannya beragam, tapi rata-rata sangat besar.
ADVERTISEMENT
Lapisan Mesosfer ini akan membakar meteor yang masuk ke lapisan atmosfer Bumi, sehingga meteor akan saat jatuh di permukaan Bumi ukurannya tidak sebesar di luar angkasa. Suhu di Mesosfer dapat mencapai -83 derajat Celcius.
Ketinggiannya adalah 50-80 km di atas permukaan Bumi. Berikut beberapa manfaat dari lapisan ini.

4. Termosfer

Lapisan ini berjarak 80-400 km di atas permukaan Bumi. Meski aurora bisa terlihat sangat dekat, namun fenomena alam ini sebetulnya terjadi di lapisan atmosfer yang cukup jauh dari manusia.
Aurora terjadi di Termosfer karena adanya kandungan ion positif dan terbentuknya elektron bebas bermuatan negatif. Proses yang disebut ionisasi ini mengakibatkan penambahan atau pengurangan kandungan elektron yang akhirnya membentuk cahaya berwarna.
ADVERTISEMENT
Namun fenomena aurora ini hanya bisa dilihat di wilayah Bumi yang mempunyai magnet kuat seperti kutub selatan dan utara. Berikut beberapa manfaat dari lapisan ini.

5. Eksosfer

Eksosfer adalah lapisan atmosfer tertinggi yang jaraknya lebih dari 400 km di atas permukaan Bumi. Karena sangat jauh dan dekat dengan luar angkasa, gaya gravitasi di lapisan ini sangat kecil. Lapisan ini memberikan manfaat berupa merefleksikan cahaya matahari.
Demikianlah penjelasan mengenai lapisan atmosfer berdasarkan ketinggian lengkap dengan manfaat bagi Bumi. Semoga penjelasan di atas dapat menambah ilmu pengetahuan para pembaca. (Msr)
ADVERTISEMENT