Mengenal Level Grind Size Kopi yang Digunakan untuk Membuat Espresso

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ketentuan level grind size kopi yang digunakan untuk membuat espresso adalah kriteria penting yang perlu diperhatikan dalam proses penggilingan. Pasalnya, faktor ini mampu memengaruhi kualitas dari ekstraksi kopi yang dihasilkan.
Pada prinsipnya, level grind size setiap varian kopi memiliki perbedaan. Tingkatan ukuran gilingan yang tepat akan menjadikan cita rasa kopi semakin nikmat.
Level Grind Size Kopi yang Digunakan untuk Membuat Espresso
Berdasarkan buku 35 Menu Kopi Berbasis Espresso & Kahlua untuk Pemula, Busono Edi, dkk, (hal. 46), hasil kopi espresso yang baik sangat bergantung pada tingkatan ukuran penggilingan yang diterapkan.
Grind size (ukuran gilingan) tersebut merujuk pada besar kecilnya butiran partikel kopi setelah melalui proses penghancuran. Adapun level grind size kopi yang digunakan untuk membuat espresso adalah fine.
Karakteristik fine grind memiliki tekstur yang lebih halus seperti garam dapur. Pasalnya, besar permukaan kopi hanya berkisar 360-660 micron. Ukuran gilingan ini menjadikan proses penyeduhan dapat dilakukan dengan cepat, yaitu selama 20 sampai 30 detik saja.
Selain itu, tingkatan fine grind bisa menghasilkan rasa kopi espresso lebih kuat dan pekat. Karena itulah, kopi espresso akan memiliki taste pahit (bitterness) yang dominan. Lantaran penggilingan fine memungkinkan senyawa seperti tanin dan kafein dapat diekstraksi secara penuh.
Kemudian, pembuatan bubuk kopi espresso dengan butiran halus akan menghasilkan krema yang cenderung banyak. Buih krema yang berwarna kuning tua ini akan muncul pada permukaan kopi setelah tahap penyeduhan.
Cara Meracik Kopi Esspreso Fine Grind
Jadi, level grind size kopi yang digunakan untuk membuat espresso adalah fine. Ukuran tersebut cocok digunakan untuk beberapa metode penyajian. Salah satunya yaitu dengan menggunakan mesin kopi espresso.
Dalam hal ini, untuk lebih memahami cara penyeduhannya, berikut merupakan prosedur meracik kopi fine grind esspreso dikutip dari Buku Pintar Kopi, Ir. Edy Panggabean, (2011: 164).
Giling (grind) biji kopi yang sudah disangrai di dalam mesin grinder dengan ketentuan level fine.
Atur tuas untuk one shoot atau putar satu kali untuk mendapatkan bubuk kopi sejumlah 7-8 gram.
Lakukan saru kali shoot untuk satu cup coffee regular, lalu tampung dengan stick holder one spout.
Masukkan stick holder yang berisi bubuk kopi tersebut ke dalam mesin espresso dan tekan switch on. Selanjutnya tekan off jika volume kopi sudah sesuai dengan kapasitas cup.
Espresso machine akan mati dengan otomatis sesuai jumlah yang telah diprogram sebelumnya
Dengan demikian, kriteria level grind size kopi yang digunakan untuk membuat espresso adalah faktor penentu kenikmatan kopi. Informasi ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan pembaca mengenai karakteristik penggilingan kopi yang sesuai. (Riyana)
Baca Juga: 5 Contoh Keanekaragaman Tingkat Spesies dalam Sains
