Konten dari Pengguna

Mengenal Lima Contoh Akor yang Termasuk Tangga Nada Natural

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Lima contoh akor yang termasuk tangga nada natural. Sumber: Pexels / Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Lima contoh akor yang termasuk tangga nada natural. Sumber: Pexels / Pixabay

Dalam bermain musik, tangga nada menjadi hal yang penting dalam membentuk irama. Dalam tangga nada yang ada di setiap alat musik juga terdapat kunci-kunci yang dinamakan akor.

Akor sendiri digunakan pada alat musik harmonis seperti halnya gitar ataupun piano. Akor atau yang lebih sering disebut chord bisa digunakan untuk memunculkan melodi secara bersamaan dan menciptakan harmoni yang natural dan indah dalam sebuah lagu. Sehingga, perlu adanya lima contoh akor yang termasuk tangga nada natural.

Lima Contoh Akor yang Termasuk Tangga Nada Natural

Lima contoh akor yang termasuk tangga nada natural. Sumber: Pexels / Rene Asmussen

Tangga nada pada dasarnya dibagi menjadi dua yaitu tangga nada mayor dan tangga nada minor. Tangga nada disusun secara horizontal dalam membentuk suatu akor atau sebuah kuncian.

Tangga nada natural sendiri terdiri dari akor minor dan akor mayor. Tangga nada mayor berisi nada Do, Re, Mi, Fa, Sol, La, Si, Do. Sebaliknya, tangga nada minor berisi La, Si, Do, Re, Mi ,Fa, Sol, La.

Tangga nada natural dikutip dari buku Anak, Kreativitas dan Seninya (Musik), Nandhy Prasetyo (2020:63), merupakan tangga nada yang setiap nadanya tidak mendapatkan tambahan kres (dinaikkan) atau mol (diturunkan).

Dari penjelasan tersebut, di dalam tangga nada natural memang selalu terdapat contoh akor. Berikut ini, lima contoh akor yang termasuk tangga nada natural yaitu tonika, super tonika, median, sub dominan, dominan, sub median dan leading not.

Setelah mengetahui contoh akor yang masuk dalam tangga nada natural maka perlu mengetahui fungsi akor dalam musik. Berikut ini, beberapa fungsi akor dalam musik yang wajib diketahui agar dapat menggunakan akor dengan baik.

  1. Memberikan irama atau ritme dalam suatu komposisi musik.

  2. Penentu notasi dan perpindahan nada lagu dalam tangga nada.

  3. Sebagai komponen pemberi nada dalam komposisi musik.

  4. Dasar dalam membentuk notasi, nada dan melodi pada musik.

  5. Pengiring lagu dan improvisasi sebuah lagu

  6. Mempermudah dalam membentuk aransemen lagu.

  7. Membantu dalam menciptakan lagu dengan menyatukan berbagai aransemen.

Baca juga: Apa yang Dimaksud Tangga Nada Diatonik? Inilah Penjelasannya

Demikian lima contoh akor yang termasuk tangga nada natural yang wajib diketahui ketika bermain musik. Akor menjadi penting karena menjadi bagian dari kunci musik. Sehingga, irama dan harmoni lagu sangat bergantung pada akor. (RFL)