Mengenal Mekanisme Kerja Hormon pada Tubuh

Ragam Info
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Hormon mengatur berbagai fungsi tubuh seperti pertumbuhan, reproduksi, pencernaan, dan lainnya. Terdapat mekanisme kerja hormon yang terjadi pada manusia.
Cara kerja hormon tersebut melalui beberapa tahapan yang melibatkan rangsangan baik dari luar tubuh maupun dalam tubuh yang akan memicu suatu respon untuk produksi hormon tersebut.
Tentang Mekanisme Kerja Hormon
Menurut buku Fisiologi Sistem Endokrin, Idola Perdana Sulistyoning Suharto, Satria Eurika Nuseskasatmata (2020:5), sel yang mengeluarkan hormon disebut sel endokrin yang termasuk dalam sistem endokrin.
Hormon adalah zat yang dibentuk oleh bagian tubuh tertentu dalam jumlah kecil dan dibawa ke jaringan tubuh lain serta mempunyai pengaruh khas (merangsang dan menggiatkan kerja organ-organ tubuh).
Mekanisme kerja hormon dimulai dari hormon yang dibawa melalui aliran darah dengan membawa pesan kimiawi. Dengan hal ini, maka memungkinkan komunikasi antar sel atau jaringan tubuh.
Selanjutnya, sel target mempunyai reseptor spesifik terhadap hormon tertentu yang akan diaktivasi oleh hormon yang larut dalam lemak (dapat ditembus membran plasma) atau hormon yang larut dalam air (mengikat reseptor permukaan sel).
Hormon yang larut dalam lemak berdifusi melalui membran plasma untuk memasuki sel target dan berikatan dengan protein reseptor.
Lalu, hormon yang larut dalam air akan berikatan dengan protein reseptor pada membran plasma sel. Stimulasi reseptor menghasilkan perubahan aktivitas sel, yang dapat mengirimkan umpan balik ke sel asli yang memproduksi hormon manusia.
Fungsi dan Kelas Hormon
Adapun hormon memiliki beberapa fungsi bagi tubuh. Berikut uraiannya.
Mengontrol pertumbuhan dan perkembangan tubuh
Menjaga homeostatis yaitu keseimbangan tubuh dengan lingkungan.
Mengoordinasikan kegiatan antara sistem hormon dan sistem saraf.
Hormon terbagi atas 3 bagian kelas. Berikut penjelasannya.
Peptida: Hormon ini merupakan asam amino yang dimodifikasi menjadi rantai asam amino pendek (peptida) atau panjang (protein).
Lipid: Hormon steroid yang mengandung lipid dan disintesis dari kolesterol. Sedangkan eikosanoid yang mengandung lipid disintesis dari rantai asam lemak fosfolipid yang terdapat di membran plasma.
Monoamina: Hormon ini berasal dari asam amino aromatik. Contohnya seperti fenilalanin, tirosin, dan triptofan.
Baca Juga: Macam-macam Hormon pada Manusia beserta Fungsinya
Demikian penjelasan singkat mengenai mekanisme kerja hormon pada tubuh, yang dapat mempengaruhi kinerja organ tubuh lainnya. Semoga informasi ini dapat bermanfaat. (DVA)
