Konten dari Pengguna

Mengenal Metode Pemuliaan Tanaman Konvensional

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi metode pemuliaan tanaman. Sumber foto: Pixabay.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi metode pemuliaan tanaman. Sumber foto: Pixabay.com

Pemuliaan tanaman merupakan suatu proses pengembangan varietas tanaman baru dengan karakteristik yang diinginkan. Salah satu metode pemuliaan tanaman adalah metode konvensional.

Adanya pemuliaan tanaman merupakan sebuah usaha seseorang dalam menghadapi berbagai tantangan alam. Tantangan tersebut termasuk kondisi yang sulit diprediksi serta terdapat perkembangan pada ketahanan pangan.

Metode Pemuliaan Tanaman Konvensional

Ilustrasi metode pemuliaan tanaman. Sumber foto: Pixabay.com

Dikutip dari buku Pemuliaan Tanaman, Yudhy Wardhani dkk (2021: 1), pemuliaan tanaman adalah suatu seni atau cabang ilmu yang secara sistematik merakit keragaman genetik tanaman. Hal ini baik di antara tanaman sejenis maupun yang berlainan tetapi berdekatan jenis.

Ilmu perakitan keragaman genetik tanaman tersebut dilakukan agar dapat menjadi suatu bentuk yang bermanfaat bagi kehidupan manusia. Metode pemuliaan tanaman terbagi menjadi dua, yaitu sebagai berikut.

1. Pemuliaan Tanaman Konvensional

Metode pemuliaan tanaman konvensional adalah suatu metode yang dapat diartikan sebagai suatu kebiasaan yang dilakukan secara tradisional oleh masyarakat untuk mengembangkan varietas tanaman baru.

Metode ini dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut:

  1. Teknik persilangan, yaitu suatu teknik dengan penyilangan pada gamet yang sesuai. Setiap gamet tersebut harus memiliki sifat yang berbeda dengan tujuan untuk membentuk varietas baru.

  2. Teknik introduksi, yaitu teknik merakit keragaman genetik tanaman dengan mendatangkan induk yang dari tempat lain, lalu dikembangbiakkan dengan proses vegetatif.

  3. Manipulasi genom, yaitu sebuah teknik yang dilakukan dengan merekayasa pada struktur gen tanaman dan menghasilkan jenis tanaman yang unggul.

  4. Rekayasa gen, yaitu teknik merakit genetik tanaman dengan penggunaan unsur genetika sel serta mutasi gen.

2. Pemuliaan Tanaman Inkonvensional

Metode lainnya adalah metode pemuliaan tanaman inkonvensional. Metode ini berbeda dengan metode konvensional. Pada metode inkonvensional, masyarakat lebih sering menggunakan teknik yang cenderung modern.

Teknik-teknik yang biasa digunakan dalam metode inkonvensional adalah sebagai berikut:

  1. Kloning gen, yaitu suatu teknik yang dilakukan dengan cara penyalinan gen agar dapat menerima sifat unggul tertentu yang berasal dari spesies tanaman lain.

  2. Marka molekuler, yaitu merakit genetika tanaman dengan mengurutkan DNA tertentu pada sebuah genom dan berguna untuk identifikasi spesies tertentu.

  3. Transfer gen, yaitu sebuah teknik pemuliaan tanaman dengan cara memasukan gen dengan jenis organisme berbeda menuju ke DNA tanaman. Hal ini dilakukan dengan tujuan menghasilkan sifat unggul, dan pada hasilnya sering disebut sebagai tanaman transgenik.

Baca juga: 2 Perantara Penyerbukan Tanaman Jagung yang Umum Terjadi

Metode pemuliaan tanaman konvensional adalah suatu metode penyatuan genetika tanaman dengan cara tradisional. Sebagian orang masih banyak yang melakukan beberapa teknik dari metode tersebut. (MAE)