Konten dari Pengguna

Mengenal Model Molekul DNA menurut Watson dan Crick

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi model molekul DNA menurut Watson dan Crick. Sumber: unsplash.com/ ANIRUDH
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi model molekul DNA menurut Watson dan Crick. Sumber: unsplash.com/ ANIRUDH

DNA merupakan materi yang ada di dalam tubuh setiap organisme. Di dalamnya tersimpan materi genetik yang menjadi penentu sifat organisme. Dari sudut pandang ilmuwan genetika, model molekul DNA menurut Watson dan Crick yaitu berbentuk double helix.

Double helix merupakan bentuk tangga terpilin yang ternyata tidak sesederhana kelihatannya. Ada banyak susunan yang dianggap mewakili wujud dari sebuah DNA yang terpilin itu.

Model Molekul DNA menurut Watson dan Crick

Ilustrasi model molekul DNA menurut Watson dan Crick. Sumber: unsplash.com/ Brano

DNA (Deoxyribo Nucleic Acid) menyimpan segala informasi genetika dan menjadi cetakan (blue print) sifat induk yang akan diwariskan pada keturunannya. Mengutip dari buku Big Pelajaran SMA: Full Tips & Trik Materi dan Penyelesaian Soal ala Tentor karya Tim Tentor Indonesia (2016 : 508), berikut adalah penjelasan tentang model molekul DNA menurut Watson dan Crick.

1. Rantai Polinukleotida Ada 2

Tiap molekul DNA memiliki 2 rantai polinukleotida yang semiparalel mengelilingi sumbu tengah. Ibu tangga atau bagian pangkalnya terdiri dari deretan rantai gugusan gula deoksiribosa dan gugusan fosfat.

2. Bentuknya Double Helix

Bentuk DNA yaitu spiral ganda (double helix), yaitu suatu tangga tali yang berpilin. Menurut National Human Genome Research Institute, molekul DNA terdiri dari dua untaian terkait yang saling berliku menyerupai tangga bengkok dalam bentuk heliks.

Setiap untaian DNA memiliki tulang punggung yang terbuat dari gugus gula (deoksiribosa) dan fosfat yang berselang-seling.

3. Ikatan Hidrogen sebagai Penghubung

Kedua rantai dihubungkan oleh ikatan hidrogen melalui basa nitrogennya. Pasangan nitrogen pada DNA akan selalu tetap, yaitu adenin (A) dengan timin (T), dan sitosin (C) dengan guanin (G).

Jika urutan basa nitrogen pada suatu rantai nukleotida adalah GGCTA, maka urutan pasangan basa nitrogen pada rantai tersebut adalah CCGAT.

Fungsi DNA

Ilustrasi model molekul DNA menurut Watson dan Crick. Sumber: unsplash.com/ ANIRUDH

Fungsi utama DNA adalah menurunkan sifat dan keturunan, tapi ada fungsi lain yang perlu dipelajari. Apa saja? Berikut ulasannya.

  1. Menyimpan informasi genetik yang membawa sifat pada makhluk hidup. Sifat tersebut berupa fenotip yang tampak seperti rambut lurus, kulit putih, hidung mancung dan sebagainya.

  2. Pada tahap perkembangan janin, informasi genetik dalam DNA akan disalin saat terjadi replikasi DNA sebelum pembelahan sel pada embrio terjadi.

  3. Mengekspresikan informasi genetik melalui proses transkripsi (pembuatan RNA terutama mRNA dengan menyalin sebagian berkas DNA oleh enzim RNA polimerase) dan translasi (proses penerjemahan urutan nukleotida yang ada pada molekul mRNA menjadi rangkaian asam-asam amino yang menyusun suatu polipeptida atau protein) untuk menghasilkan protein.

Baca juga: Perbedaan Kromosom, DNA, dan Gen yang Perlu Diketahui

Maka sudah jelas bahwa model molekul DNA menurut Watson dan Crick adalah berbentuk tangga terpilin yang setiap rantainya membawa sifat asam dan basa yang saling berpasangan. (IMA)