Konten dari Pengguna

Mengenal Nama Lain Galaksi Bima Sakti dan Fakta Menariknya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi nama lain galaksi Bima Sakti. Sumber foto: Pexels/ Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi nama lain galaksi Bima Sakti. Sumber foto: Pexels/ Pixabay

Di dalam sistem tata surya, terdapat sejumlah planet, satelit, komet, meteor, bintang hingga asteriod. Keseluruhan benda langit tersebut tergabung dalam suatu kelompok yang namanya galaksi. Planet Bumi termasuk ke dalam galaksi Bima Sakti. Ada nama lain galaksi Bima Sakti yakni milky way atau jalur susu.

Alam semesta ini terdiri dari banyak galaksi. Di galaksi tersebut terdiri lagi dari bermilyar bintang dan benda langit yang mempunyai ragam tipe. Jarak antara satu bintang dan bintang lain pun sangat jauh. Itulah mengapa antariksa terlihat seolah “kosong”.

Ketahui Nama Lain Galaksi Bima Sakti

Ilustrasi nama lain galaksi Bima Sakti. Sumber foto: Pexels/Felix Miettermeir

Dikutip dari buku Majalah Bimasakti Edisi 2013, Kafe Astronomi.com (2013:16), Galaksi Bima Sakti termasuk galaksi spiral cakram yang terbesar sejagat dengan diameter 100.000 tahun cahaya dan ketebalan 12.000 tahun cahaya.

Struktur dari galaksi ini terdiri dari inti dan tujuh lengan galaksi yang menjulur dari inti dan kemudian berpusar mengelilingi pusat seiring rotasi galaksi.

Walaupun telah dikenal sejal awal masa peradaban manusia, tapi hakikat Bima Sakti sebagai kawasan tempat berkumpulnya bermilyaran bintang beserta aktivitasnya baru dipahami dalam seabad terakhir.

Para ilmuwan memperkirakan galaksi ini memiliki kurang lebih 100 miliar planet, 400 miliar bintang dan miliaran objek luar angkasa lainnya. Bahkan, Galaksi Bima Sakti disebut sebagai galaksi terbesar kedua sebelum Galaksi Triangulum atau M33.

Penyebutan nama Galaksi Bima Sakti ternyata berbeda-beda di tiap negara. Di Indonesia, disebut dengan Bima Sakti. Penamaan tersebut berasal dari tokoh wayang di budaya Jawa kuno yaitu Bima.

Dulu, orang Indonesia melihat bentangan galaksi ini seperti halnya tokoh Bima yakni berwarna putih redup dengan ada bercak hitam di tengah. Namun, nama galaksi ini berbeda di negara lainnya. Seperti di Amerika, menyebut galaksi ini dengan milky way.

Untuk menambah pengetahuan, berikut ini nama lain Galaksi Bima Sakti dari tiap negara yaitu:

  1. Jerman menyebutnya Milchstrasse

  2. Norwegia menyebut Melkeveien

  3. China menyebut Silver River (Sungai Perak)

  4. Bangsa Hindi menyebutnya Aakaash-Gangga (Sungai Gangga Surga)

  5. Armenia menyebut Vahagn

  6. Bangsa Arab menyebut al-Darb al-Labani yang berarti jalan yang tampak seperti susu

  7. Norwegia menamakan Faroese

  8. Islandia menyebut Vertarbreytin

  9. Negara Eropa yang menggunakan bahasa Latin menyebut Via Lactea

  10. Vietnam menyebut Ngân Hà

  11. Korea menyebut Eunha

Fakta Menarik Seputar Galaksi Bima Sakti

Ilustrasi fakta menarik tentang galaksi Bima Sakti. Sumber foto: Pexels/Kendall Hoopes

Galaksi yang berbentuk spiral dan merupakan tempat hidup seluruh makhluk hidup di Bumi tersusun atas miliaran bintang, kabut kosmis, gas kosmis hingga debu-debu. Menariknya lagi, kumpulan bintang di Galaksi Bima Sakti bisa dilihat dengan mata telanjang terutama di malam hari.

Untuk mempelajari lebih lanjut tentang galaksi ini, berikut sederet fakta menarik dari Bima Sakti yang perlu diketahui.

  1. Galaksi Bima Sakti saat dilihat dengan mata telanjang di malam hari dari satu titik di planet Bumi, akan nampak terbuat dari kurang lebih 2500 bintang. Namun, faktanya ada 100-400 miliar bintang.

  2. Foto yang beredar tentang Bima Sakti dari luar angkasa adalah foto galaksi lain atau bisa saja dibuat oleh seorang seniman. Faktanya, manusia hidup di dalam galaksi, jadi jelas tidak bisa mengambil fotonya dari udara.

  3. Para ilmuwan percaya bahwa 90% dari Bima Sakti terdiri dari materi gelap yang memberikan halo misterius. Artinya bahwa semua materi bercahaya yang bisa dilihat dengan mata telanjang atau teleskop hanya membentuk kurang dari 10% massa Bima Sakti.

  4. Penelitian yang dilakukan oleh Edwin Hubble, astronom Amerika, menunjukkan alam semesta bergerak mengembang ke luar dan galaksi di dalamnya bergerak menjauh satu sama lain.

    Gagasan Hubble tentang alam semesta yang mengembang merupakan kunci utama Teori Big Bang. Apa yang diteliti oleh Hubble bisa dikatakan wawasan awal tentang asal usul alam semesta.

Baca juga: Pengertian Antariksa dan Fakta Menariknya

Demikian ulasan tentang nama lain Galaksi Bima Sakti dan beberapa fakta menariknya. Penelitian tentang galaksi Bima Sakti dan lainnya terus berkembang dari waktu ke waktu sehingga manusia bisa tahu apa saja yang ada di alam semesta ini. (RAN)