Mengenal Nama Satelit Mars beserta Karakteristiknya

Ragam Info
Akun yang membahas berbagai informasi bermanfaat untuk pembaca.
Konten dari Pengguna
2 April 2024 13:08 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi Nama Satelit Mars. Sumber: Pixabay/TheSpaceway
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Nama Satelit Mars. Sumber: Pixabay/TheSpaceway
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Setiap satelit alami pasti memiliki namanya masing-masing, termasuk nama satelit Mars. Bahkan setiap satelit mars memiliki karakteristiknya tersendiri.
ADVERTISEMENT
Sebenarnya, tidak semua planet memiliki satelit, bahkan jumlah dan nama satelit tiap planet berbeda-beda. Meski begitu, planet Mars memiliki total dua satelit alami.

Mengenal Nama Satelit Mars

Ilustrasi Nama Satelit Mars. Sumber: Pixabay/BrunoAlbino
Dikutip dari buku Ensiklopedia Sains: Perkembangan Makhluk Hidup, Air, Hidup Sehat, Gaya dan Gerak, Tata Surya, Sri Winarsih (2020:128), nama satelit Mars adalah Phobos dan Deimos. Phobos memiliki ukuran 22 km, sedangkan Deimos berukuran 14 km.
Dibandingkan bulan sebagai satelit alami Bumi, Phobos dan Deimos berukuran jauh lebih kecil. Bahkan awalnya para ilmuwan mengira bahwa Phobos dan Deimos merupakan asteroid.
Meski begitu, kedua satelit ini mengambil jalur yang stabil dan melingkar di sekitar planet Mars. Inilah yang membuat Phobos dan Deimos dianggap sebagai satelit dan bukan asteroid.
ADVERTISEMENT
Adapun penamaan Phobos dan Deimos diambil berdasarkan mitologi Yunani. Dalam mitologi tersebut, Phobos dan Deimos merupakan nama kedua anak kembar Mars dan Aphrodite (Venus).
Ukuran yang lebih besar dinamakan Phobos yang merupakan representasi dari rasa panik, keinginan untuk melarikan diri, serta kekalahan. Sedangkan ukuran yang lebih kecil bernama Deimos yang artinya teror dan ketakutan.

Karakteristik Dua Satelit Mars

Ilustrasi Nama Satelit Mars. Sumber: Pixabay/AlexAntropov86
Pada dasarnya, baik Phobos maupun Demos memiliki bentuk yang tidak beraturan seperti kentang. Keduanya juga tidak berbentuk bulat karena massanya yang sangat kecil.
Massa yang kecil berdampak pada gravitasi yang juga kecil. Ini membuat gravitasi Phobos dan Deimos tidak cukup kuat untuk bisa membuat bentuk keduanya menjadi bulat.
ADVERTISEMENT
Dari segi permukaan, Phobos memiliki banyak kawah akibat tabrakan dengan benda langit lain, sehingga membuat permukaannya tidak mulus. Berbeda halnya dengan Deimos yang memiliki permukaan lebih mulus.
Adapun Phobos mengorbit planet Mars dari jarak 9.377 km sekitar 8 jam. Artinya, Phobos mengelilingi Mars sebanyak tiga kali dalam sehari. Sementara Deimos mengorbit pada jarak yang lebih jauh, yaitu sebesar 23.436 km, atau sekitar 2,5 kali jarak Phobos ke Mars.
Periode orbit Deimos juga lebih lama dari Phobos, yakni setiap 30 jam. Ini berarti Deimos memerlukan waktu 2,5 hari untuk terbit dan terbenam.
Itu dia ulasan tentang nama satelit Mars beserta karakteristiknya. Semoga ulasan ini dapat menambah wawasan seputar satelit alami yang berada di tata surya. (YAS)
ADVERTISEMENT