Mengenal Organ yang Hanya Dimiliki oleh Spermatophyta

Ragam Info
Akun yang membahas berbagai informasi bermanfaat untuk pembaca.
Konten dari Pengguna
21 Januari 2024 11:04 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi organ yang hanya dimiliki oleh Spermatophyta. Sumber foto: pixabay/Mylene2401
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi organ yang hanya dimiliki oleh Spermatophyta. Sumber foto: pixabay/Mylene2401
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Spermatophyta adalah tumbuhan kormus sejati dengan struktur tubuh, berupa akar, batang, daun, dan berkas pengangkut (Trakheophyta). Dalam hal ini, terdapat satu organ yang hanya dimiliki oleh Spermatophyta yaitu biji.
ADVERTISEMENT
Spermatophyta dapat dikenal juga sebagai Anthophyta (tanaman berbunga). Jenis tersebut mampu bereproduksi dan menghasilkan biji yang didalamnya terkandung embrio.

Organ yang Hanya Dimiliki oleh Spermatophyta

Ilustrasi organ yang hanya dimiliki oleh Spermatophyta. Sumber foto: pixabay/ SkieTheAce
Dikutip dari buku Booklet Spermatophyta Pekarangan Rumah Kelurahan Lapajung Kecamatan Lalabata Soppeng, Riza Risky Yulianti, S.Pd., Drs. Hamka L., M.S., Dr. Ir. Muh. Wiharto, M.Si, (2023:3), tumbuhan berbiji (Spermatophyta) termasuk golongan tumbuhan dengan tingkat filogenetik tertinggi. Organ yang hanya dimiliki oleh Spermatophyta adalah biji. Selain itu, tumbuhan ini juga mempunyai struktur lain yang bersifat khas yaitu embrio bipolar dan dwipolar.
Berdasarkan letak biji dalam bakal buah, Spermatophyta terbagi menjadi dua divisi, yaitu tumbuhan berbiji terbuka (Gymnospermae/Pinophyta) dan tumbuhan berbiji tertutup (Angiospermae/Magnoliophyta).
Pada tumbuhan Spermatophyta, biji terbentuk dari bakal biji dan berperan sebagai alat perkembangbiakan generatif. Organ ini dapat dibedakan menjadi tiga bagian utama, meliputi:
ADVERTISEMENT

1. Kulit Biji (Spermodermis)

Kulit biji bisa disebut juga dengan spermodermis. Bagian ini berguna untuk melindungi struktur dalam biji, seperti halnya embrio dan kotiledon. Kulit biji dihasilkan dari integumentum (selaput bakal biji).
Pada tumbuhan Angiospremae (berbiji tertutup) terdiri dari dua lapisan, yaitu lapisan kulit luar (testa) dan lapisan kulit dalam (tegmen). Sedangkan untuk Gymnospermae (kulit biji terbuka), terdapat tiga lapis kulit biji, antara lain sarcotesta, scleroresta, dan endodesta.

2. Tali Pusat (Funiculus)

Tali pusar dikenal sebagai penggantung biji. Funiculus merupakan penghubung antara biji dengan plasenta (papan biji). Apabila biji telah tua, tali pusar akan mengering dan terlepas. Dengan begitu, hanya biji masak yang terlihat sebagai hilus (pusat biji).

3. Inti Biji (Nucleus Seminis)

Pada inti biji terdapat embrio yang berguna untuk cadangan makanan. Dalam embrio makanan tersimpan dalam daun lembaga yang mengandung zat-zat, seperti enzim, amilum, dan protein.
ADVERTISEMENT
Menurut buku Biologi interaktif untuk SMA/MA kelas XII, Wijaya Jati, (2007:5), embrio mempunyai tiga bagian penting, yaitu akar lembaga atau calon akar (radikula), daun lembaga (kotiledon), dan pucuk lembaga (plumula).
Dari pembahasan di atas dapat diketahui bahwa organ yang hanya dimiliki oleh Spermatophyta adalah biji. Bagian ini memiliki peran penting bagi tumbuhan berbiji, karena berfungsi untuk berkembangbiak. Semoga membantu. (Riyana)