Mengenal Pengangkutan Ekstravskuler dan Intravaskuler pada Tumbuhan

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tumbuhan merupakan makhluk hidup yang mempunyai sistem transportasi dalam menyalurkan makanan, minuman, dan kebutuhan lainnya. Sistem transportasi tersebut disebut juga sebagai pengangkutan ekstravskuler dan intravaskuler pada tumbuhan.
Pengangkutan zat-zat penting pada tumbuhan tentu akan melewati beberapa tahapan, seperti pembuluh pengangkut dan lainnya. Pengangkutan ini sangat penting untuk menunjang hidup tumbuhan, sehingga harus dijaga dengan baik.
Pengangkutan Ekstravskuler dan Intravaskuler pada Tumbuhan
Mengutip buku yang berjudul Konsep Dasar IPA Biologi Untuk Mahasiswa PGSD, Ahmad Yani, Uslan, Mahfud (2021:46), transportasi atau pengangkutan dibagi menjadi dua bagian, yaitu pengangkutan ekstravskuler dan intravaskuler pada tumbuhan.
Pengangkutan ekstravskuler adalah pengangkutan air dan garam mineral di luar berkas pembuluh pengangkut. Sedangkan pengangkutan intravaskuler memiliki arti pengangkutan melalui berkas pembuluh pengangkut, yaitu xylem dan floem.
Biasanya pengangkutan ekstravskuler mempunyai alur dalam pengangkutannya, yaitu dari bulu akar, epidermis, korteks, endodermis, dan xylem.
Pengangkutan Ekstravaskuler
Berikut adalah penjelasan bagian-bagian ekstravskuler dalam tumbuhan yang perlu diketahui.
Apoplas
Bagian apoplas adalah salah satu bagian yang berfungsi sebagai transpor air dengan cara difusi. Jalur difusi apoplas bisa ditemui melalui ruang-ruang antar dinding sel menuju ke silinder pusat. Jalur ini juga disebut sebagai jalur utama air dari akar ke dilinder pusat.
Simplas
Simplas merupakan salah satu aliran traspor air dengan cara osmosis. Tahap osmosis simplas berlangsung pada saat air masuk ke rambut-rambut akar, lalu mengalir dan melewati korteks serta endodermis sebelum masuk ke pembuluh xilem.
Pengangkutan Intravaskuler
Bagaimana dengan pengangkutan intravaskuler?
Pengangkutan intravaskuler mempunyai bagian-bagian penting seperti pengangkutan ekstravskuler. Berikut bagian dari intravaskuler pada tumbuhan.
Xilem
Xilem merupakan salah satu pembuluh angkut yang berfungsi untuk mengantarkan air dan mineral yang diserap akar ke daun. Hal ini bertujuan untuk membantu proses fotosintesis pada tumbuhan.
Floem
Jika xilem adalah berfungsi untuk mengantarkan air dan mineral dari akar ke daun, maka floem adalah pembuluh angkut yang mengantarkan hasil fotosintesis ke seluruh bagian tubuh tumbuhan.
Floem bertanggung jawab memastikan bahwa semua bagian pada tumbuhan tidak kekurangan nutrisi agar tumbuhan dapat tumbuh dengan baik.
Baca Juga: Pengertian Fertilisasi Tumbuhan beserta Jenis Reproduksi pada Tumbuhan
Demikian penjelasan pengangkutan ekstravskuler dan intravaskuler pada tumbuhan. Semoga dapat membantu memahami lebih lanjut tentang sistem pengangkutan pada tumbuhan.
(LFP)
