Mengenal Pengertian Bentang Alam beserta Karakteristiknya

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bentang alam adalah bentuk permukaan bumi yang terhampar. Dalam hal ini, setiap memiliki bentang alam yang berbeda, di antaranya, yaitu bentang alam perairan dan daratan.
Istilah bentang alam termasuk salah satu unsur fisik geografis. Kondisi tersebut dapat berasal dari peristiwa-peristiwa alam yang berlangsung di permukaan bumi.
Pengertian Bentang Alam beserta Karakteristiknya
Dikutip dari buku Applied Geotechnics for Engineers 1, Paulus Kurniawan, Basuki Hadimuljono, (2020:9), pengertian bentang alam adalah terjemahan dari landform, yang diartikan sebagai suatu unit geomorfologis yang pengelompokannya berdasar pada sejumlah karakteristik.
Bentang alam dapat meliputi segala sesuatu yang terdapat di permukaan bumi. Agar lebih jelasnya, simak beberapa karakteristik bentang alam lengkap dengan penjelasannya berikut ini.
1. Bentang Alam Daratan
Wilayah yang tidak digenangi oleh air disebut juga sebagai daratan. Bentuk bentang alam daratan di antaranya:
Dataran Tinggi
Dataran yang terdapat pada ketinggian di atas 500 m di atas permukaan laut adalah dataran tinggi. Wilayah ini dikenal memiliki temperatur suhu yang cukup dingin.
Contoh:
Dataran Tinggi Dieng, Dataran Tinggi Gayo, dan Dataran Tinggi Karo.
Gunung
Gunung merupakan permukaan tanah yang menonjol dengan tinggi lebih dari 400 m di atas permukaan laut. Gunung dapat dibedakan menjadi jenis aktif dan tidak aktif.
Contoh:
Gunung Kelud di Jawa Timur dan Gunung Egon di Flores.
Lembah
Lembah biasanya berada di bagian kaki gunung maupun kiri dan kanan sungai. Daerah ini merupakan daratan yang cekung dengan kondisi yang lebih rendah daripada wilayah di sekitarnya.
Contoh:
Lembah Harau, Lembah Baliem, Lembah Posong, dan Lembah Anai.
2. Bentang Alam Perairan
Wilayah perairan adalah bagian digenangi oleh air yang terdapat permukaan bumi. Berkenaan dengan hal tersebut, ragam bentang alam perairan antara lain:
Teluk
Teluk secara umum dapat berperan sebagai pelabuhan. Daerah ini merupakan perairan yang memiliki batas daratan pada sisi-sisinya.
Contoh:
Teluk Bakong di Kalimantan, Teluk Cendrawasih di Papua, dan Teluk Maumere di NTT.
Sungai
Sungai mempunyai bentuk yang berliku yang disebabkan oleh tahap pengikisan maupun pengendapan di sepanjang alirannya. Adapun arus sungai mengalir menuju daerah yang lebih rendah dari tempat yang lebih tinggi.
Contoh:
Sungai Begawan Solo, Sungai Mamberamo, Sungai Mahakam, dan Sungai Batanghari.
Baca Juga: Negara Asia Tenggara yang Memiliki Ciri Khas dan Bentang Alam Populer
Demikian dapat disimpulkan bahwa bentang alam adalah kenampakan alam, yang berupa hamparan alam dengan bentuk beraneka macam menurut karakteristiknya. Semoga ulasan di atas, dapat menambah wawasan terkait pembelajaran geografi bagi pembaca. (Riyana)
