Mengenal Pengertian dan Contoh Kata Ulang yang Harus Diketahui

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
![contoh kata ulang. Sumber :[Foto hanya ilustrasi/Lumn]](https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,c_fill,f_auto,q_auto:best,w_640/v1634025439/01h4je7q06f3xc9w0q4mnycpz0.jpg)
Pelajaran mengenai contoh kata ulang dijelaskan pada pembelajaran Bahasa Indonesia. Materi kata ulang yang dipelajari di sekolah sering diaplikasikan ke kehidupan sehari-hari. Kata ulang merupakan bentuk pengulangan kata baik secara utuh atau terpisah.
Pengulangan kata tersebut akan menimbulkan perubahan arti pada kata dasar. Pada pembelajaran Bahasa Indonesia, pengulangan kata juga disebut dengan reduplikasi. Kata ulang memiliki fungsiya tersendiri dalam penggunaannya.
Mengenal Pengertian dan Jenis Kata Ulang
Mengutip dari buku Bahasa Indonesia Untuk Sekolah Menengah Kejuruan Tingkat Madia (Kelas XI), Nani Darmayanti, (2007:72), bahwa kata ulang adalah kata dasar yang mengalami pengulangan baik sebagian maupun seluruhnya.
Reduplikasi yang diterapkan sehari-hari dapat menimbulkan perbedaan arti. Contohnya saja, jika hanya menggunakan kata dasar seperti “kuda” maka artinya hewan.
Sedangkan jika mengalami pengulangan seperti “kuda-kuda” maka artinya sikap bersiap saat bela diri. Di bawah ini ada beberapa jenis kata ulang yang diajarkan dalam Bahasa Indonesia.
1. Kata Ulang Berubah Bunyi (Salin Suara)
Jenis kata ulang pertama adalah salin suara atau kata ulang berbunyi. Salin suara adalah bentuk pengulangan kata yang mengubah fonemnya, baik fonem konsonan maupun fonem vokal. Sehingga arti yang timbul akan berubah.
2. Kata Ulang Dwipurna
Kata ulang berikutnya adalah dwipurna yang merupakan pengulangan pada suku pertama kata dasar. Sehingga pengucapannya menggunakan “e pepet” pada suku pertama.
3. Kata Ulang Berimbuhan
Ada juga kata ulang berimbuhan yang merupakan pengulangan pada kata dasar dan sebelumnya telah mendapatkan imbuhan. Pengulangan kata dapat terjadi di bagian akhir, sisipan, atau awal kalimat.
4. Kata Ulang Murni
Terakhir adalah kata ulang murni yaitu pengulangan pada kata dasar. Kata ulang murni sering ditemukan dalam percakapan sehari-hari.
Contoh Kata Ulang
Agar semakin mudah memahami materi terkait kata ulang, berikut ini beberapa contoh kata ulang setiap jenis.
1. Kata Ulang Berubah Bunyi atau Salin Suara
Berikut sifat dari kata ulang salin suara:
Menyatakan sering: pontang-panting, bolak-balik, dan mondar-mandir
Menguatkan arti: hiruk-pikuk, compang-camping, gelap-gulita, sunyi-senyap
Contoh pengulangan kata yang menyatakan bunyi lauk-pauk, warna-warni, gerak-gerik
2. Kata Ulang Dwipurna
Laki -> lelaki
Luhur -> leluhur
3. Kata Ulang Berimbuhan
Berikut makna dari kata ulang berimbuhan:
Bermacam-macam: biji-bijian, persoalan-persoalan
Bersifat seperti: mobil-mobilan
Menyatakan berulang-ulang: berkali-kali,
Menyatakan berhubungan: jahit-menjahit
Melemahkan arti: kemerah-merahan
4. Kata Ulang Murni
Berikut makna dari kata ulang murni:
Menyerupai: siku-siku, kuda-kuda
Menyatakan himpunan: lima-lima
Baca Juga: Memahami Nanar Sinonim Beserta Contoh Kalimatnya Dalam Bahasa Indonesia
Masih ada banyak lagi contoh kata ulang yang akan dipelajari dalam Bahasa Indonesia. Setiap kata ulang memiliki fungsi yang hampir sama. (GTA)
