Konten dari Pengguna

Mengenal Perbedaan Zigot dan Sel Telur pada Katak dan Siklus Hidupnya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi perbedaan zigot dan sel telur pada katak. Sumber foto: Unplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi perbedaan zigot dan sel telur pada katak. Sumber foto: Unplash

Perbedaan zigot dan sel telur pada katak bisa diketahui untuk menambah wawasan. Pasalnya, kedua sel ini terbentuk dari proses yang berbeda-beda.

Zigot terbentuk dari penyatuan sel kelamin jantan (sel sperma) dan sel kelamin betina (sel telur) pada proses fertilisasi. Proses fertilisasi terjadi ketika hewan melakukan perkembangbiakan secara generatif. Salah satu hewan yang berkembang biak secara generatif adalah katak.

Perbedaan Zigot dan Sel Telur Katak

Ilustrasi perbedaan zigot dan sel telur pada katak. Sumber foto: Unplash

Dikutip dari buku Ensiklopedia Ilmuwan Cilik, Rosi L. Simamora (2013:26), katak adalah hewan amphibi yang bisa melompat. Dikatakan sebagai hewan amfibi karena katak dapat hidup di air dan di darat.

Katak berkembangbiak dengan cara generatif. Perkembangbiakan generatif adalah terjadinya individu baru yang didahului oleh penyatuan dua sel kelamin gamet, yaitu sel kelamin jantan dan sel kelamin betina.

Kedua sel kelamin yang bersatu akan membentuk satu sel yang dinamakan zigot. Pada dasarnya, zigot katak memiliki perbedaan jika dibandingkan dengan sel telur katak.

Perbedaan zigot dan sel telur pada katak terletak dari prosesnya. Secara umum, sel telur katak dihasilkan melalui sepasang ovarium. Selanjutnya sel telur tersebut dikeluarkan dari saluran telur (oviduk) ke lubang urogenital.

Sedangkan zigot adalah hasil dari peleburan sel kelamin jantan dan sel kelamin betina pada saat pembuahan. Fertilisasi katak terjadi setelah katak melakukan kopulasi (perkawinan) di dalam air.

Tak hanya itu saja, perbedaan zigot dan katak terletak dari jumlah kromosomnya. Sebab, jumlah kromosom sel telur lebih sedikit dibandingkan dengan zigot.

Umumnya, sel gamet katak, yakni sel kelamin betina dan sel kelamin jantan memiliki 25 kromosom terdiri dari 24 kromosom tubuh dan 1 kromosom kelamin. Sedangkan zigot dari hasil fertilisasi pada katak, memiliki 26 kromosom tubuh dan 1 kromosom kelamin.

Daur Hidup Katak

Ilustrasi perbedaan zigot dan sel telur pada katak. Sumber foto: Unplash

Katak termasuk hewan dengan metamorfosis sempurna. Daur hidup katak dimulai dari telur. Kemudian telur katak menetas menjadi berutu atau kecebong berekor. Berudu bernafas dengan insang, kemudian berudu tumbuh sepasang kaki belakang dan tersusun sepasang kaki depan.

Berudu yang berkaki empat mula-mula masih berekor. Sejalan dengan perkembangannya, ekornya menyusut dan makin lama makin menghilang. Dengan semakin, katak muda sudah tidak memiliki ekor lagi. Katak muda berkembang menjadi katak dewasa. Katak dewasa bernapas dengan paru-paru.

Baca juga: 5 Siklus Hidup Katak Mulai dari Telur sampai Katak Dewasa

Itulah penjelasan mengenai perbedaan zigot dan sel telur pada katak. Adapun dur hidup katak termasuk salah satu metamorfosis sempurna yang sering dipelajari saat sekolah. (NTA)