Mengenal Persamaan Makna Kata dan Jenis-jenisnya

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Persamaan makna kata disebut sinonim. Belajar tentang sinonim akan membantu memperluas kosakata dalam bahasa Indonesia.
Setelah memahami materi sinonim, biasanya guru akan meminta siswa mengumpulkan sebanyak-banyaknya sinonim dari sebuah kata. Siswa akan mengetahui bahwa untuk mengekspresikan sesuatu tidak perlu terpaku pada satu kata.
Persamaan Makna Kata Disebut Sinonim
Persamaan makna kata disebut sinonim. Daftar sinonim dapat ditemukan dalam tesaurus, yaitu buku yang berisi referensi sinonim dan antonim. Meski tidak otomatis bisa saling menggantikan, tapi itu menunjukkan kekayaan khazanah bahasa Indonesia.
Dalam mata bahasa Indonesia di sekolah-sekolah, ada materi khusus tentang sinonim. Dengan materi tersebut, siswa akan mengetahui bahwa mereka bisa berkreasi dengan berbagai kata untuk menghasilkan tulisan yang lebih menarik.
Dikutip dari Bahasa Indonesia Akademik: Pengembangan Kepribadian Berbasis Pendidikan Berkarakter, Eti Setiawati dan Kawan-kawan (2017:72), jenis-jenis sinonim ada dua, yaitu sebagai berikut.
1. Sinonim dengan Makna Sama
Sinonim seperti ini memiliki kemampuan saling menggantikan dalam kalimat tanpa mengubah arti.
Contoh sinonim:
sudah - telah
sebab - karena
sangat - amat
meskipun - walaupun
jika - bila - kalau
Contoh kalimat:
Ibu sudah selesai memasak.
Ibu telah selesai memasak.
Saya sangat senang mendengarnya.
Saya amat senang mendengarnya.
Walaupun sulit, jangan putus asa.
Meskipun sulit, jangan putus asa.
Dalam karya ilmiah, sinonim perlu perhatian khusus karena menganut prinsip baku dan ilmiah. Contohnya, kata telah tidak bisa menggantikan kata sudah karena kata telah termasuk ragam populer, bukan ragam ilmiah, dalam bahasa Indonesia.
2. Sinonim dengan Makna Hampir Sama
Ada kata-kata yang bersinonim tapi artinya tidak benar-benar sama sehingga tidak dapat saling menggantikan. Umumnya, hal itu disebabkan oleh perbedaan makna dasar dan makna tambahan, nilai rasa, kelaziman, distribusi dan ragam bahasanya.
Contoh kata:
untuk - bagi - buat - guna
cinta - kasih - sayang
mati - meninggal - wafat - gugur
melihat - menatap - menengok - mengerling
baik - bagus - indah - molek - cantik
Contoh kalimat:
Penjahat itu mati ditembak polisi. (Kata mati tidak bisa digantikan dengan kata gugur).
Pameran merupakan salah satu cara untuk mempromosikan pariwisata. (Jika merupakan karya ilmiah, kata untuk tidak bisa digantikan dengan kata buat. Kata buat merupakan ragam populer, bukan ragam ilmiah).
Pemandangan Danau Toba sangat indah. (Kata indah tidak bisa digantikan dengan kata molek).
Siswa wajib mengetahui bahwa persamaan makna kata disebut sinonim. Dengan begitu, siswa akan mengetahui apa yang harus dilakukan ketika guru meminta siswa membuat daftar sinonim. (lus)
Baca juga: 3 Sinonim Target dan Penjelasannya
