Mengenal Persamaan Rangkaian Seri dan Paralel

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Rangkaian listrik yang paling sederhana memiliki 2 jenis rangkaian yaitu rangkaian seri dan rangkaian paralel dengan cara penyusunan komponen listriknya yang berbeda. Namun, apakah ada persamaan rangkaian seri dan paralel?
Jika diamati dengan seksama rangkaian seri dan paralel telah ada dalam barang-barang elektronik yang sering digunakan untuk menunjang aktivtas sehari-hari manusia. Rangakain tersebut terdapat dalam resistor di setiap alat elektronik.
Persamaan Rangkaian Seri dan Paralel
Untuk menyalakan alat elektronik diperlukan adanya rangkaian listrik yang terdiri dari beberapa komponen. Rangkaian listrik tersebut bisa disusun secara paralel atau seri tergantung pada kondisi alat elektronik tersebut.
Rangkaian seri merupakan sebuah rangkaian listrik yang proses penyusunannya dilakukan menggunakan cara berurutan. Sedangkan rangkaian paralel merupakan sebuah rangkaian listrik yang proses penyusunannya dilakukan secara sejajar atau bersusun.
Dari penjelasan di atas, kedua rangkaian ini telah berbeda. Lalu apakah ada persamaan rangkaian seri dan paralel? Jawabannya ada, persamaannya yaitu keduanya memiliki rumus yang saling berkaitan dan melibatkan 3 unsur yaitu tegangan, arus, dan hambatan.
Dikutip dalam buku Kartu Ajaib Rumus Fisika SMP Kelas 7, 8, dan 9 oleh Hendra Gunawan (2012:131-132) rumus rangkaian seri dan paralel yaitu sebagai berikut.
1. Rumus Rangkaian Seri
Arus yang mengalir pada tiap hambatan sama: I= I1=I2= … =In
Tegangan total hambatan seri merupakan penjumlahan tegangan tiap-tiap hambatan:
V= V1+V2+ … +Vn
Vab= V1+V2+V3
Hambatan pengganti seri (hambatan total): Rs= R1+R2+ … +Rn
Rangkaian hambatan seri berfungsi sebagai pembagi tegangan. Tegangan ada tiap-tiap komponen berbanding lurus dengan hambatannya.
V1:V2: …:Vn= R1:R2:…:Rn
2. Rangkaian Paralel
Arus yang mengalir pada hambatan total parallel merupakan penjumlahan arus yang masuk pada tiap-tiap hambatan:
I= I1+I2+ … +In
Tegangan total hambatan parallel sama dengan tegangan pada tiap-tiap hambatan yang disusun parallel: V= V1=V2= …=Vn
Hambatan pengganti parallel (hambatan total):
1/Rp= 1/R1 + 1/R2 + … + 1/Rn
Rangkaian hambatan parallel berfungsi sebagai pembagi arus. Kuat arus yang melalui setiap hambatan berbanding terbalik dengan hambatannya.
I1:I2: … :In = 1/R1 + 1/R2 + … + 1/Rn
Selain itu ada juga persamaan antara kedua rangkaian ini yaitu hambatan akan menjadi besar apabila kabel yang digunakan semakin panjang dan daya dan arus listrik rangakaian seri dan paralel memiliki kesamaan dalam kebutuhan sumber listriknya.
Itu tadi persamaan rangkaian seri dan paralel yang bisa pembaca ketahui. Semoga ulasan di atas dapat membantu pembaca dalam memahamai rangkain listrik yang telah ada dalam peralatan elektronik. (MRZ)
Baca juga: Kelemahan Rangkaian Seri, Kelebihan, dan Ciri-cirinya
