Mengenal Perubahan Energi yang Terjadi pada Baterai yang Menyalakan Senter

Ragam Info
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Perubahan energi yang terjadi pada baterai saat senter menyala selalu diawali dari perubahan energi kimia yang terdapat pada baterai. Energi tersebut berubah dan menyesuaikan dengan kebutuhan yang dimanfaatkan oleh manusia.
Senter adalah alat yang digunakan sebagai penerang di kegelapan. Alat tersebut dapat berfungsi dengan baterai atapun pengisi daya.
Perubahan Energi yang Terjadi pada Baterai yang Menyalakan Senter
Dikutip dari buku Fisika untuk Kelas XI Semester 1 Sekolah Menengah Atas, Kamajaya dkk (2008: 118), energi adalah suatu kemampuan untuk melakukan usaha. Energi tersebut dapat diubah dari satu bentuk energi ke bentuk energi lainnya.
Contohya dalam hal ini adalah senter yang menggunakan baterai. Perubahan energi yang terjadi pada baterai yang menyalakan senter adalah berawal dari energi kimia pada baterai, kemudian berubah menjadi energi listrik yang memancarkan cahaya.
Baterai sendiri merupakan salah satu contoh dari sel elektrokimia (sel volta). Sel tersebut dapat disebut sebagai sel galvanik yang berarti sel elektrokimia yang menghasilkan energi listrik secara spontan, atau langsung dari reaksi kimia yang terjadi di dalam sebuah larutan kimia di sel tersebut.
Mengenal Jenis Baterai
Baterai merupakan suatu benda atau alat yang sering digunakan untuk alat-alat yang bersifat elektronik. Baterai adalah suatu perangkat yang terdiri dari satu atau lebih sel elektrokimia dengan koneksi eksternal.
Sel tersebut disediakan untuk memberi daya pada perangkat listrik seperti senter, ponsel, hingga mobil listrik. Ketika baterai memasok daya listrik, terminal yang bernilai positif disebut katode, sedangkan terminal yang bernilai negatif disebut anoda.
Terminal yang bertanda negatif adalah sumber elektron yang akan mengalir melalui rangkaian listrik eksternal ke terminal positif.
Ketika baterai dihubungkan ke beban listrik eksternal, maka reaksi redoks akan mengubah reaktan berenergi tinggi ke produk berenergi lebih rendah, dan perbedaan energi, bebas dikirim ke sirkuit eksternal sebagai energi listrik.
Ada dua jenis baterai, yaitu sebagai berikut:
Baterai primer yaitu baterai yang digunakan untuk satu kali pakai kemudian dibuang, pada proses tersebut bahan elektrode berubah secara ireversibel selama pelepasan.
Baterai sekunder yaitu jenis baterai yang dapat habis dan diisi ulang beberapa kali menggunakan arus listrik yang diterapkan.Komposisi asli dari elektrode dapat dikembalikan dengan arus balik.
Baca juga: 4 Contoh Perubahan Energi Cahaya Menjadi Energi Listrik
Perubahan energi yang terjadi pada baterai yang menyalakan senter adalah energi kimia kemudian energi listrik diteruskan menjadi energi cahaya. Energi dapat diubah-ubah oleh manusia jika mengetahui ilmunya. (MAE)
