Konten dari Pengguna

Mengenal Peta Kontur yang Menggambarkan Ketinggian Permukaan Bumi

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi peta kontur adalah. Sumber: unsplash.com/ GeoJango Maps
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi peta kontur adalah. Sumber: unsplash.com/ GeoJango Maps

Peta kontur adalah nama lain dari peta topografi. Bentuknya berbeda dengan peta yang biasa ditemui pada atlas karena penampilannya penuh dengan garis.

Garis pada peta kontur dinamakan garis kontur. Bentuknya berkelok-kelok naik turun menyesuaikan dengan gambaran topografi permukaan bumi. Peta topografi lebih akurat dalam menggambarkan ketinggian dataran bumi.

Pengertian Peta Kontur

Ilustrasi peta kontur adalah. Sumber: unsplash.com/Andrew Neel

Peta kontur adalah peta yang menggambarkan keadaan khusus dari permukaan bumi. Mengutip dari buku Be Smart Ilmu Pengetahuan Sosial, Mila Saraswati dkk. (2008:82), berdasarkan data yang ditonjolkan dalam peta, peta dibedakan menjadi peta umum dan khusus.

Peta umum merupakan peta yang menunjukkan seluruh penampilan alam yang ada di permukaan bumi. Adapun peta khusus (tematik) adalah peta yang menggambarkan ketampakan tertentu di permukaan bumi. Pada peta topografi atau peta kontur, bentuk permukaan bumi digambarkan dalam wujud garis kontur.

Baca juga: Jenis-Jenis Peta Lengkap dengan Fungsinya

Garis kontur memiliki fungsi sebagai penunjuk garis ketinggian. Garis ini yang menghubungkan tempat-tempat pada peta yang berketinggian sama dari permukaan laut rata-rata. Dengan bantuan garis kontur, pembaca peta dapat mengetahui ketinggian suatu tempat.

Garis kontur pada peta kontur memiliki beragam arti. Berikut ini makna garis yang tergambar dalam peta topografi.

  1. Garis kontur yang rapat pada peta topografi menunjukkan daerah yang terjal.

  2. Garis kontur yang renggang menunjukkan daerah yang landai.

  3. Garis-garis kontur menghubungkan titik-titik yang sama tinggi. Garis kontur tidak pernah bertemu.

  4. Jarak antara garis kontur menunjukkan tingkat kelandaian atau kecuraman suatu lereng.

  5. Garis kontur dengan ketebalan biasa menunjukkan interval 20 feet

  6. Garis kontur yang tebal menggambarkan jarak 100 kaki dengan konversi 1 kaki sama dengan 0,3048 meter.

  7. Jika garis kontur yang saling berhimpit, menunjukkan bahwa tempat yang digambarkan memiliki lereng curam.

  8. Garis yang melengkung ke dalam atau cekung menunjukkan adanya permukaan dataran berupa cekungan yang umumnya mewakili alur lereng perbukitan atau pegunungan.

Peta kontur adalah peta yang setiap guratan garisnya memiliki arti tersendiri. Diperlukan ketelitian tinggi untuk memahami maknanya karena ada garis tebal dan tipis yang menggambarkan kenampakan alam suatu daerah. (IMA)