Konten dari Pengguna

Mengenal Pinsip-prinsip Pengukuran dan Kalibrasi

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Prinsip-prinsip pengukuran. Gambar hanya ilustrasi. Sumber: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Prinsip-prinsip pengukuran. Gambar hanya ilustrasi. Sumber: Pixabay

Prinsip-prinsip pengukuran adalah sebuah dasar yang harus dikuasai seseorang sebelum mengukur nilai sebuah variabel. Variabel diartikan sebagai karakteristik atau kuantitas dari suatu fenomena.

Fenomena tersebut dapat menjadi fokus suatu pengukuran dalam suatu penilaian. Variabel dapat dikategorikan dengan berbagai jenis nilai yang bervariasi antar unit.

Prinsip-prinsip Pengukuran

Prinsip-prinsip pengukuran. Gambar hanya ilustrasi. Sumber: Pixabay

Dikutip dari Buku Ajar Pengukuran dan Instrumentasi, Abadi Jading dkk (2020: 7), definisi pengukuran atau yang bisa disebut measurement adalah suatu kegiatan metode ilmiah yang dilakukan untuk mengukur atau membandingkan nilai suatu besaran.

Kegiatan mengukur tersebut dapat dilakukan dengan satuan ukur tertentu. Pengukuran merupakan kegiatan yang sangat penting dilakukan apabila ingin menentukan nilai sebuah variabel.

Prinsip-prinsip pengukuran meliputi berbagai hal sebagai berikut:

  • Perencanaan pengukuran yang meliputi identifikasi parameter dan variabel proses

  • Pola pengukuran yang diperlukan untuk berbagai bentuk pengujian suatu proses

  • Pemilihan teknik pengukuran dan peralatan yang dibutuhkan

  • Perencanaan dari analisis sebuah data

  • Sebuah rancangan percobaan yang meliputi pengembangan dari sebuah rencana pengukuran

  • Sebuah pengukuran harus teroptimalisasi antara biaya pengeluaran dan waktu yang digunakan untuk menguji sebuah data

Dalam melakukan sebuah proses pengukuran selalu membutuhkan instrumen, baik yang berbentuk mekanik maupun berbentuk analog atau digital.

Baca juga: 10 Contoh Skala Nominal dalam Pengukuran

Prinsip Kalibrasi

Prinsip-prinsip pengukuran. Gambar hanya ilustrasi. Sumber: Pixabay

Ada beberapa hal yang perlu dilakukan dalam proses pengukuran. Salah satunya yaitu kalibrasi. Kalibrasi sangat mempengaruhi nilai atau hasil dari suatu pengukuran.

Kalibrasi merupakan suatu tindakan dalam menerapkan nilai input yang diketahui pada sistem pengukuran yang dipilih. Tindakan tersebut bertujuan untuk mengamati keluaran dari sebuah sistem.

Dalam sebuah proses kalibrasi diperlukan suatu acuan standar yang baku sesuai variabel yang akan diukur. Contohnya, ketika ingin melakukan pengukuran suatu suhu, maka diperlukan kalibrasi terhadap instrumen pengukur suhu.

Pengukur suhu yang akan digunakan dibandingkan dengan instrumen pengukur suhu yang telah terstandar baku. Dengan demikian, kalibrasi yang dilakukan terhadap instrumen pengukur suhu dapat berjalan dengan baik.

Perhitungan kalibrasi meliputi berbagai hal sebagai berikut:

  • Sensitivitas, rasio pergerakan linear dari penunjuk instrumen terhadap perubahan dalam variabel terukur yang menyebabkan gerakan

  • Jangkauan, yaitu perbandingan pembacaan meter maksimum ke pembacaan meter minimum

  • Akurasi, yaitu ketepatan dari suah tingkat perbedaan yang bernilai kecil antara nilai pengamatan dengan nilai sebenarnya

  • Presisi, yaitu ketelitian dari sebuah reproduksibilitas

  • Urutan kalibrasi, yang menerapkan variasi berurutan dalam nilai input terhadap rentang input yang diinginkan

  • Kalibrasi acak, yang menerapkan input pada rentang input yang dimaksudkan secara acak

  • Kesalahan pengukuran, yang terdiri dari kesalahan spesifik dan kesalahan lain

Prinsip-prinsip pengukuran dan kalibarasi merupakan dua hal yang saling berkaitan. Hal ini perlu dipahami agar dapat menghasilkan nilai sebuah sistem pengukuran dengan benar. (MAE)