Mengenal Planet Terdingin di Tata Surya dan Ciri-cirinya

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jika ditanya, apa nama planet terdingin di tata surya, mayoritas akan menjawab bahwa planet terdingin adalah planet yang paling jauh dari matahari, yakni Neptunus. Namun, fakta menunjukkan bahwa atmosfer Neptunus ternyata lebih hangat dari perkiraan teori.
Planet merupakan benda langit yang tidak mempunyai cahaya sendiri. Terdapat 8 planet di sistem tata surya yang jika diurutkan berdasar jarak terdekat dari matahari, urutannya adalah Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus.
Pengertian Planet
Menurut buku Geografi untuk SMA/MA Kelas X, Amir Khosim & Kun Marlina Lubis, (halaman 30), pengertian planet adalah benda langit yang mengitari matahari, bentuknya bulat, dan merupakan satu-satunya objek dominan di orbitnya.
Berdasarkan kedudukannya, planet dibedakan menjadi dua macam, yaitu:
1. Planet Dalam
Planet dalam adalah planet-planet yang berada di antara matahari dan sabuk asteroid. Planet-planet yang termasuk planet dalam, antara lain Merkurius, Venus, Bumi, dan Mars.
2. Planet Luar
Planet luar adalah planet-planet yang letaknya berada di luar atau setelah sabuk asteroid. Planet-planet yang termasuk planet luar, antara lain Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus.
Planet Terdingin di Tata Surya dan Ciri-cirinya
Setiap planet memiliki ciri khas sendiri-sendiri. Ada yang ukurannya paling kecil, ada yang berwarna merah, ada yang memiliki cincin, ada pula yang merupakan planet terdingin di tata surya.
Lalu, apakah nama planet yang paling dingin itu? Jawabannya adalah Uranus.
Meski bukan merupakan planet terjauh, tetapi Uranus merupakan planet terdingin di sistem tata surya dengan suhu atmosfernya mencapai -224°C.
Adapun ciri-ciri lain dari planet Uranus ini diambil dari majalah Kuark Edisi 03/Thn. IX, (halaman 43), antara lain:
Uranus merupakan planet yang paling ringan di antara kelompok planet jovian.
Atmosfer Uranus terdiri dari hidrogen (H2), helium (He), dan metana (CH4).
Uranus memiliki inti yang sangat dingin dibanding dengan gas raksasa yang lain. Uranus hanya sedikit memancarkan energi panas. Inilah yang membuat Uranus menjadi planet terdingin di tata surya.
Uranus memiliki sistem cincin yang redup.
Uranus memiliki 27 satelit alami yang sudah diketahui. 5 yang terbesar adalah Miranda, Ariel, Umbriel, Titania, dan Oberon.
Uranus memiliki periode rotasi 11 jam (waktu bumi) dan periode revolusi 84 tahun (waktu bumi).
Planet Uranus berotasi dengan kemiringan sumbu 97,77°, sebidang dengan bidang revolusinya, sehingga di planet itu gerak semu matahari akan terlihat bergeser dari kutub utara ke kutub selatan.
Baca juga: Mengenal Planet Terbesar dalam Tata Surya dan Ciri-cirinya
Demikianlah penjelasan mengenai planet terdingin di tata surya beserta ciri-ciri yang dimiliki. Semoga artikel ini bermanfaat dan semakin menambah pengetahuan. (ARN)
