Mengenal Potensi Singkong sebagai Sumber Pangan Lokal di Indonesia

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Singkong adalah bahan yang bisa digunakan untuk membuat berbagai jenis makanan sehingga memiliki potensi untuk mendunia. Masyarakat dan pemerintah Indonesia harus melihat bagaimana potensi singkong sebagai sumber pangan lokal yang mendunia.
Pangan lokal singkong bisa dijadikan sebagai alternatif sebagai makanan pokok karena mengandung karbohidrat. Singkong bisa dijadikan sebagai pengganti jagung dan beras yang disukai oleh masyarakat Indonesia.
Sekilas Tentang Singkong
Mengutip dari buku Berbagai Macam Olahan Singkong Tradisional dan Modern, Tim Kreatif Media, (2023:1), singkong adalah salah satu jenis umbi-umbian yang banyak ditemukan di berbagai daerah di Indonesia.
Bahan pangan ini bisa tumbuh di daerah subtropis dan tropis dan bisa diolah menjadi berbagai jenis makanan. Singkong bisa dijadikan sebagai keripik, gethuk, tape, dan sebagainya. Tanaman singkong juga memiliki nilai ekonomi yang menguntungkan masyarakat.
Adapun kandungan nutrisi di dalam tanaman singkong yang penting bagi tubuh sebagai berikut.
Air: 61.4 gram
Karbohidrat: 36.8 gram
Energi: 154 kalori
Protein: 1 gram
Serat: 0.9 gram
Lemak: 0.3 gram
Kalium: 394 miligram
Kalsium: 77 miligram
Fosfor: 24 miligram
Vitamin C: 31 miligram
Potensi Singkong sebagai Sumber Pangan Lokal
Seperti penjelasan sebelumnya bahwa singkong adalah bahan yang berasal dari Indonesia. Adapun provinsi utama penghasil singkong adalah Jawa Barat, Lampung, dan Jawa Timur yang terus memproduksi singkong.
Potensi singkong sebagai sumber pangan lokal bisa mendunia karena bahan ini bisa dijadikan berbagai jenis makanan. Bahkan singkong juga telah masuk ke pasar dunia dan berhasil menarik perhatian masyarakat Amerika dan Eropa untuk camilan premium.
Mengutip dari situs Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, kemenperin.go.id, Indonesia sudah mengekspor produk singkong beku sebanyak 16.529 ton dan mendapatkan nilai 9.7 juta USD yang artinya mengalami peningkatan sejak tahun 2019.
Pemerintah Indonesia terus melakukan pengembangan industri kecil dan menengah yang khusus mengelola umbi-umbian seperti singkong sehingga bisa terus masuk ke pasar dunia dan bisa bersaing dengan banyak pebisnis.
Selain itu, pemerintah Indonesia juga perlu memberikan apresiasi terhadap pebisnis yang mau terus berinovasi dan berkembang untuk mengangkat bahan pangan lokal asli Indoensia.
Potensi singkong sebagai sumber pangan lokal di Indonesia yang mendunia adalah karena singkong memiliki citra rasa yang unik serta bisa dijadikan berbagai jenis makanan. (GTA)
Baca Juga: Proses Fermentasi Tape Singkong dan Reaksi Kimia yang Terjadi
