Konten dari Pengguna

Mengenal Prolog dan Epilog Dalam Naskah

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

prolog dan epilog adalah. Sumber. [Foto hanya ilustrasi. Unsplash.com/Aaron Burden]
zoom-in-whitePerbesar
prolog dan epilog adalah. Sumber. [Foto hanya ilustrasi. Unsplash.com/Aaron Burden]

Prolog dan epilog adalah salah satu bagian penting dalam sebuah karya tulisan. Walaupun tidak semua karya menggunakan prolog dan epilog, akan tetapi fungsi dari dua bagian tersebut adalah sebagai penguat cerita.

Prolog biasanya terletak di bagian awal cerita sedangkan epilog ada di akhir cerita. Saat membaca prolog, rasa penasaran pembaca akan meningkat. Namun, pembuatan prolog dan epilog tidak bisa sembarangan

Pengertian Prolog dan Epilog

prolog dan epilog adalah. Sumber. [Foto hanya ilustrasi. Unsplash.com/Daniel Thomas]

Mengutip dari buku Bank Soal CMS Cepat Menguasai Soal Bahasa Indonesia SMA/MA Kelas X, XI, XII, Tomi Rianto, (194), pengertian prolog adalah bagian awal dari sebuah tulisan yang berfungsi sebagai pengantar dan menjelaskan tentang cerita yang disajikan.

Sedangkan untuk pengertian dari epilog adalah bagian akhir sebuah tulisan yang berisi tentang kesimpulan dari cerita tersebut. Adapun isi dari epilog biasanya mengenai pesan moral atau nasihat yang ingin disampaikan.

Tips Membuat Prolog dan Epilog

prolog dan epilog adalah. Sumber. [Foto hanya ilustrasi. Unsplash.com/Jan Kahanek]

Pembuatan prolog dan epilog adalah hal yang perlu diketahui oleh seorang penulis. Hal ini agar penulis mampu menghasilkan karya yang mampu menyentuh pembaca.

Mengutip dari buku Tip Sukses Meresensi Buku di Koran, N. Mursidi, (2016:120), berikut tips membuat prolog dan epilog.

1. Tips Membuat Prolog

Ada dua cara yang bisa penulis lakukan dalam membuat prolog yaitu menceritakan sekilas tentang pemikiran dari penulis serta prolog yang dimulai dari mengajukan pertanyaan. Berikut penjelasan selengkapnya:

  • Menceritakan Pemikiran Penulis

Penulis bisa menuliskan sedikit pemikirannya terhadap karya tersebut pada bagian prolog. Apabila ingin membuat prolog dalam resensi buku, penulis perlu menyelami buku tersebut dan memberikan pandangan atau opini pribadi.

Carilah ide utama yang disampaikan dalam buku sehingga bisa mengembangkannya menjadi sebuah prolog. Selain itu, pastikan bahwa pemikiran yang ingin disampaikan menarik atau relate dengan kehidupan pembaca.

  • Mengajukan Pertanyaan

Tips terakhir adalah dengan mengajukan pertanyaan yang menjadi penguat dalam tulisan. Dalam hal ini, penulis harus pandai menyusun kalimat yang membangkitkan rasa penasaran pembaca.

2. Tips Membuat Epilog

Cara membuat epilog yang baik adalah dengan menyampaikan kesimpulan dari tulisan tersebut. Bagaimana penulis dapat menyimpulkan karya dengan sangat baik.

Baca Juga: Pengertian dan Ciri-Ciri Biografi Dalam Karya Sastra

Berdasarkan pengertian di atas bahwa prolog dan epilog adalah bagian yang sifatnya tidak wajib pada sebuah tulisan. Namun, jika penulis menambahkan prolog dan epilog maka tulisannya akan lebih hidup. (GTA)