Konten dari Pengguna

Mengenal Proses Penyimpangan Semu Hukum Mendel dan Jenisnya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Proses Penyimpangan Semu Hukum Mendel. Sumber: Pexels/Thirdman
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Proses Penyimpangan Semu Hukum Mendel. Sumber: Pexels/Thirdman

Hukum Mendel berkaitan dengan ilmu genetika pada makhluk hidup. Dalam materi tersebut, akan mempelajari tentang proses penyimpangan semu hukum Mendel.

Perlu diketahui bahwa penyimpangan yang terjadi adalah penyimpangan semu, karena hanya tampak pada permukaan saja. Namun, harus dipahami kembali hal tersebut melalui materi genetika.

Proses Penyimpangan Semu Hukum Mendel

Ilustrasi Proses Penyimpangan Semu Hukum Mendel. Sumber: Pexels/Googledeepmind

Pada hukum Mendel baik I dan II akan terdapat penyimpangan semu, yang merupakan bentuk persilangan dengan menghasilkan rasio fenotip yang berbeda dengan dasar dihibrid.

Pada prosesnya , meskipun tampak berbeda, tetapi rasio fenotip tersebut merupakan bentuk modifikasi dari penjumlahan rasio fenotip yang didasarkan pada semua hukum Mendel.

Menurut buku BIOLOGI: Jilid 3, Diah Aryulina, Dkk (hal. 135), kebanyakan sifat yang diturunkan dari induk kepada keturunannya tidak dapat dianalisis dengan cara Mendel yang sederhana.

Pada perkawinan antara 2 individu dengan 2 sifat beda, ternyata ratio fenotip F2 tidak selalu 9 : 3 : 3 : 1. Akan tetapi, dapat dijumpai perbandingan yang berbedaan dengan penggabungan angka-angka pada perbandingan Mendel, yaitu

  • 9 : 7 = 9 : ( 3 + 3 + 1 )

  • 15 : 1 = ( 9 + 3 + 3 ) : 1

Proses penyimpangan semu hukum Mendel ditandai dengan munculnya sifat-sifat tertentu pada gen yang menyebabkan perbedaan hasil pada filial 2 dan rasio fenotip yang dihasilkan berbeda dengan hukum Mendel.

Jenis-Jenis Penyimpangan Semu Hukum Mendel

Ilustrasi Proses Penyimpangan Semu Hukum Mendel. Sumber: Pexels/Chokniti Khongchum

Setelah pembahasan tentang proses penyimpangan semu, selanjutnya adalah mengenal jenis-jenis penyimpangan semu hukum Mendel yang dapat terjadi, yaitu

  1. Atavisme: Proses interaksi antar gen yang menghasilkan keturunan dengan fenotip berbeda dari induk.

  2. Kriptometri: Tersembunyinya gen dominan jika tidak berpasangan dengan gen dominan lainnya. Sifat gen tersebut akan tersembunyi atau kriptos.

  3. Polimeri: Proses interaksi antar gen yang memiliki sifat saling menambah. Sehingga, gen-gen tersebut akan saling berinteraksi untuk memengaruhi dan menghasilkan keturunan yang sama.

Baca Juga: Mengenal Gamet, Sel Kelamin yang Berasal dari Genotipe

Jadi, proses penyimpangan semu hukun Mendel berkaitan dengan rasio fenotip yang berbeda tetapi dengan penggabungan angka yang ada pada hukum Mendel itu sendiri. Untuk itu, dengan mempelajarinya akan menambah pemahaman tentang materi genetika dalam ilmu biologi. (DVA)