Konten dari Pengguna

Mengenal Proses Terbentuknya Awan dan Jenis-jenisnya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 2 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Proses terbentuknya awan. Foto hanya ilustrasi. Sumber: Pexels/Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Proses terbentuknya awan. Foto hanya ilustrasi. Sumber: Pexels/Pixabay

Awan ialah sekumpulan air yang terdiri dari tetes air atau kristal es. Proses terbentuknya awan diawali dari penguapan air. Setelah air dari daratan naik, akan berubah menjadi titik-titik air.

Dikutip dari buku 50 Kegiatan Seru Sains dan Elektronika oleh Delima Ayu S., dkk (2019:34) awan adalah kumpulan tetesan air yang terbentuk oleh butiran sangat kecil. Awan tersebut terdiri dari debu, garam, dan lain-lain di dalam atmosfer.

Proses Terbentuknya Awan

Proses terbentuknya awan. Foto hanya ilustrasi. Sumber: Pexels/icon0 com

Sederhananya, proses terbentuknya awan melibatkan penguapan air yang berasal dari daratan, seperti laut, danau, dan sungai. Selain itu, terdapat tahapan yang dilalui dalam pembentukan awan. Apa saja?

Tahap Pertama

Tahapan awal dari proses terbentuknya awan adalah pendinginan udara yang telah bergerak ke atas. Pendinginan secara adiabatik akan membuat meningkatnya kelembapan nisbinya atau RH.

Tahap Kedua

Apabila RH mendekati angka 100, tetes air akan berubah menjadi tetes awan. Sebab, uap air tersebut digunakan oleh inti yang lebih besar, sehingga membuat volume tetes awan akan jauh lebih kecil.

Tahap Terakhir

Tetes awan yang dihasilkan dari tahapan sebelumnya akan memiliki ukuran jari-jari sekitar 5-20 mm. Kecepatan jatuhnya akan berkisar 0,01-5 cm/s. Meskipun begitu, tetes awan tidak akan jatuh ke bumi karena aliran udara ke atas jauh lebih besar.

Jenis-jenis Awan

Proses terbentuknya awan. Foto hanya ilustrasi. Sumber: Pexels/R Khalil

Proses terbentuknya awan akan memengaruhi jenis yang dihasilkan. Sehingga, awan juga dibedakan berdasarkan beberapa hal, seperti bentuk, ketinggian, atau material pembentuknya. Untuk itu, simak jenis-jenis awan di bawah ini.

  1. Awan cumulus, merupakan jenis awan yang memiliki bentuk putih dan sering ditemui pada awal musim penghujan. Awan ini juga memiliki ketebalan yang tinggi dan memanjang ke atas.

  2. Awan stratus, adalah awan yang memiliki bentuk berlapis-lapis danputih lebih keabu-abuan. Kemunculan awan ini biasanya pada cuaca yang sangat panas atau cerah.

  3. Awan nimbus, merupakan awan yang berwarna kehitaman dan menandai akan turunnya hujan.

  4. Awan cirrus, adalah awan dengan warna puih dan cukup tipis yang menyerupai bulu.

Baca Juga: Ciri-ciri Awan Nimbostratus dan Jenis-jenisnya

Itulah penjelasan mengenai proses terbentuknya awan yang lengkap dengan jenis-jenisnya. Semoga bermanfaat! (NUM)