Konten dari Pengguna

Mengenal Refraksi Gelombang Laut

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi refraksi gelombang. Sumber: pexels.com/EmilianoArano
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi refraksi gelombang. Sumber: pexels.com/EmilianoArano

Refraksi gelombang adalah salah satu bentuk transformasi gelombang yang ada di wilayah perairan atau laut. Refraksi dipelajari di program studi teknik, terutama teknik kelautan, untuk digunakan dalam perencanaan bangunan pelabuhan atau tepi laut lainnya.

Tanpa studi kelayakan yang benar, maka bangunan pelabuhan akan cepat rusak jika terkena gelombang laut. Begitu pula dengan bangunan-bangunan resor yang menggunakan investasi swasta dalam jumlah besar.

Refraksi Gelombang adalah Pembelokan Arah Gerak Puncak Gelombang Laut

Ilustrasi refraksi gelombang. Sumber: pexels.com/FrancescoUngaro.

Gelombang laut selalu bertransformasi atau mengalami perubahan karena angin, tekanan, kedalaman dan sebagainya. Ketika gelombang bergerak dari perairan dalam ke perairan dangkal, yang terjadi adalah refraksi, pendangkalan, difraksi dan refleksi gelombang.

Dikutip dari Dinamika Pantai, Nurin Hidayati (2017:54), refraksi gelombang adalah pembelokan arah gerak puncak gelombang mengikuti kedalam kontur laut. Gelombang ini dipengaruhi oleh perubahan kedalaman laut dari perairan dalam ke arah pantai.

Pengetahuan tentang refraksi gelombang itu penting karena beberapa alasan, yaitu:

  1. Refraksi gelombang (wave refraction) dan pendangkalan gelombang (wave shoaling) menentukan tinggi gelombang yang datang dari perairan dalam ke perairan dengan kedalaman tertentu.

    Pendangkalan gelombang adalah proses berkurangnya tinggi gelombang akibat perubahan kedalaman.

    Faktor-faktor yang ditentukan dalam proses tersebut adalah tinggi gelombang, periode dan arah propagasi di perairan dalam. Refraksi sangat memengaruhi tinggi gelombang dan distribusi energi gelombang di sepanjang pantai.

  2. Perubahan arah gelombang dari sebagian gelombang yang datang ke perairan dangkal akan mengalami konvergensi (pengerucutan) dan divergensi (penyebaran) energi gelombang. Hal ini akan memengaruhi struktur pada perairan tersebut.

  3. Refraksi gelombang memengaruhi perubahan topografi bawah laut. Perubahan tersebut antara lain berupa erosi dan sedimentasi di wilayah pantai.

    Para peneliti menyimpulkan adanya hubungan timbal balik antara refraksi gelombang, distribusi energi gelombang sepanjang pantai, erosi dan pengendapan bahan pantai.

  4. Gambaran umum yang diberikan oleh batimetri di dekat pantai kadang diperoleh dengan menganalisis foto udara dari pola refraksi gelombang. Batimetri adalah alat untuk mengukur kedalaman pantai.

    Gambaran umum seperti itu juga bisa diperoleh dari topografi bawah laut.

  5. Pada coastal inlet, refraksi gelombang yang datang tergantung pada sudut awal antara puncak gelombang dan arah arus, karakteristik gelombang yang datang, dan kekuatan arus.

  6. Pada tidal inlet, arus pasang surut berlawanan arah dengan gelombang yang datang. Akibatnya, tinggi gelombang dan kecuraman meningkat.

Baca juga: Alasan Mengapa Air Laut Asin

Refraksi gelombang adalah fenomena alam di wilayah perairan yang normal. Namun pada titik tertentu dapat merugikan sehingga harus dipelajari jika ingin mendirikan bangunan sekitar pantai. (lus)