Mengenal Rumus Bunga Majemuk beserta Contoh Soalnya

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam istilah keuangan, bunga adalah imbalan atas penggunaan atau penyimpanan uang. Selain bunga sederhana, dikenal juga istilah bunga majemuk. Dalam rumus bunga majemuk, ada tiga faktor yang diperhitungkan, yaitu tabungan awal, bunga, dan jangka waktu.
Pengertian bunga majemuk sendiri seperti dikutip dari buku Matematika SMK 2 Kelompok Bisnis dan Manajemen untuk Kelas 2, Syamsuddin, (halaman 32), adalah bunga yang timbul pada setiap akhir jangka waktu tertentu (tahun atau bulan) yang memengaruhi besarnya modal dan bunga pada setiap jangka waktunya.
Rumus Bunga Majemuk
Pada bunga majemuk, bunga dihitung lebih dari satu kali selama jangka waktu pinjaman atau investasi, dan bunga ditambahkan ke pokok pinjaman. Jumlah dari pokok dan bunga itu, kemudian menjadi pokok untuk perhitungan bunga berikutnya.
Untuk setiap tabungan awal (M) dengan tingkat bunga majemuk (i) % pertahun, maka total tabungan setelah (n) tahun dapat dihitung dengan rumus bunga majemuk sebagai berikut.
Na = M (1 + i)^n
Keterangan:
Na = Nilai akhir;
M = tabungan awal;
i = persentase bunga; dan
n = banyaknya tahun
Contoh Soal tentang Rumus Bunga Majemuk
Sebenarnya, rumus bunga majemuk tidak hanya berkaitan dengan masalah keuangan. Konsep bunga majemuk juga dapat diterapkan dalam hal lain, seperti pertumbuhan penduduk, kenaikan gaji setiap periode, dan lain-lain.
Berikut ini contoh soal tentang rumus bunga majemuk dan penyelesaiannya menggunakan rumus bunga majemuk.
Anita menyimpan uang di Bank BETA sebesar Rp10.000.000,00. Suku bunga majemuk yang ditetapkan di Bank ETA adalah sebesar 5% setiap tahunnya.
Jika Anita tidak pernah menambah tabungannya selama 2 tahun, berapakan jumlah tabungan yang akan dimiliki Anita di tahun kedua?
Penyelesaian:
Diketahui:
M = Rp10.000.000,00
i = 5%
n = 2
Ditanya: Jumlah tabungan di tahun kedua = … ?
Jawab:
Na = M (1 + i)^n
Na = 10.000.000 (1 + 0,05)^2
Na = 10.000.000 (1,1025)
Na = 11.025.000
Jadi, jumlah tabungan yang dimiliki Anita di tahun kedua adalah sebesar Rp11.025.000,00
Baca juga: Cara Bertindak Ekonomis dalam Mengatur Keuangan
Itulah penjelasan mengenai rumus bunga majemuk beserta contoh soal dan cara penyelesaiannya. Semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan. (ARN)
