Konten dari Pengguna

Mengenal Rumus Rangkaian Seri dan Paralel pada Listrik

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

rumus rangkaian seri dan paralel. Foto hanya ilustrasi. Sumber: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
rumus rangkaian seri dan paralel. Foto hanya ilustrasi. Sumber: Pexels

Arus litrik yang memuat energi listrik akan mengalir dengan bantuan penghantar. Untuk kebutuhan sehari-hari, masyarakat membutuhkan rangkaian listrik yang terbagi menjadi dua jenis, yaitu seri dan paralel. Sehingga penting mempelajari rumus rangkaian seri dan paralel dalam listrik.

Dikutip dari buku Top Modul: Rangkuman Pengetahuan Alam Lengkap oleh Tim Smart Genesis (2018:261), rangkaian listrik adalah susunan dari alat-alat listrik yang dihubungkan dengan sumber listrik sehingga menghasilkan arus listrik.

Berdasarkan mengalir tidaknya, rangkaian listrik dibagi menjadi dua, yaitu rangkaian terbuka dan tertutup.

Rumus Rangkaian Seri dan Paralel

rumus rangkaian seri dan paralel. Foto hanya ilustrasi. Sumber: Pexels

Dalam ilmu Fisika, listrik dapat diubah menjadi berbagai macam energi, mulai dari bunyi, panas, gerak, dan lain sebagainya. Kebutuhan tersebut dihasilkan melalui rangkaian listrik tertentu yang terbagi menjadi rangkaian seri dan paralel.

Untuk mengenalnya lebih lanjut, simak rumus rangkaian seri dan paralel listrik berikut ini.

1. Rangkaian Seri

Rangkaian listrik seri merupakan rangkaian yang disusun secara berurutan. Selain itu, tidak bercabang dalam menghantarkan listrik. Salah satu keuntungan dari rangkaian ini adalah dapat menghemat kabel yang digunakan.

Namun, kelemahannya adalah jika terdapat komponen yang rusak, maka selurh komponen akan mati.

Energi listrik yang disalurkan pada rangkaian seri akan mengalir sama besar pada tiap elemennya. Berikut rumus rangkaian seri yang dapat digunakan:

Rs = R1 + R2 + R3 + . . .

Keterangan:

Rs = Hambatan Total Rangkaian Seri (Ω atau Ohm)

R1 = Hambatan Pertama (Ω atau Ohm)

R2 = Hambatan Kedua (Ω atau Ohm)

R3 = Hambatan Ketiga (Ω atau Ohm)

2. Rangkaian Paralel

Rangkaian paralel adalah rangkaian listrik yang memiliki komponen dengan susunan sejajar. Terdapat beberapa jalur listrik yang dibuat bercabang atau paralel.

Kelebihan dari rangkaian ini adalah hambatannya yang kecil. Sedangkan kelemahannya adalah terlalu rumit karena memiliki berbagai cabang.

Berikut rumusnya:

1/Rs = 1/R1 + 1/R2 + 1/R3 + . . .

Keterangan:

Rp = Hambatan Total Rangkaian Paralel (Ω atau Ohm)

R1 = Hambatan Pertama (Ω atau Ohm)

R2 = Hambatan Kedua (Ω atau Ohm)

R3 = Hambatan Ketiga (Ω atau Ohm)

Itulah penjelasan mengenai beberapa rumus rangkaian seri dan paralel dalam listrik yang dapat dijadikan referensi dalam belajar. Semoga bermanfaat! (NUM)

Baca Juga: Daya Listrik: Pengertian, Rumus, dan Contoh Soalnya