Mengenal Rumus Silogisme beserta Contoh Soalnya

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Silogisme di dalam matematika merupakan hasil penyimpulan dari dua keputusan (premis-premis) yang dijadikan keputusan baru. Untuk mengambil keputusan tersebut, maka perlu memahami rumus silogisme.
Pada dasarnya, keputusan yang baru berhubungan erat dengan premis-premisnya. Apabila premisnya benar, maka dengan sendirinya kesimpulannya menjadi benar.
Mengetahui Rumus Silogisme
Dikutip dari buku Filsafat dan Logika, Laurencia (2023:80), silogisme merupakan salah satu jenis penalaran dedukasi secara tidak langsung. Secara umum, silogisme adalah suatu argumen dedukatif yang tersusun atas dua premis dan satu kesimpulan.
Setiap penyimpulan tidak dilakukan secara langsung, melainkan dari dua proposisi (premis-premis) disimpulkan menjadi suatu proposisi baru atau kesimpulan. Premis yang pertama disebut dengan premis umum (premis mayor), sementara premis yang kedua disebut dengan premis khusus (premis minor).
Kesimpulan yang dihasilkan nanti selalu berkaitan dengan premis-premis yang sudah ada. Sehingga dapat dikatakan bahwa pada silogisme berisi pengambilan kesimpulan yang berasal dari dua macam keputusan. Keputusan tersebut memiliki unsur yang sama dan salah satunya harus universal.
Secara simbolis, prinsip silogisme mempunyai struktur atau kaidah sebagai berikut.
p ⇒ q dibaca "jika p, maka q". (premis 1)
q ⇒ r dibaca "jika q, maka r" (premis 2)
∴ p ⇒ r dibaca "kesimpulannya, jika p maka r. (konklusi)
Dengan demikian, secara matematis rumus dari silogisme sebagai berikut.
[(p ⇒ q) ∧ (q ⇒ r)] ⇒ (p ⇒ r).
Contoh Soal Silogisme
Untuk lebih memahami mengenai rumus dari silogisme, maka perlu untuk mempelajari contoh soal berikut beserta dengan pembahasannya.
Soal
Buatlah kesimpulan dari dua pernyataan berikut ini.
Jika harga BBM naik maka biaya transportasi umum naik
Jika biaya transportasi umum naik maka harga-harga naik
Pembahasan:
Diketahui:
p adalah “Jika harga BBM naik”
q adalah “maka biaya transportasi umum naik”
r adalah “maka harga-harga naik”
Kemudian dimasukkan dalam rumus:
p ⇒ q (premis 1)
q ⇒ r (premis 2)
∴ p ⇒ r (konklusi)
Jadi, didapatkan kesimpulan bahwa p ⇒ r, yaitu “Jika harga BBM naik maka harga-harga naik”.
Baca Juga: Rumus Usaha dalam Fisika beserta Contoh Soal dan Pembahasannya
Penjelasan rumus silogisme dan contoh soalnya dapat membantu pembaca dalam mempelajari soal-soal terkait rumus tersebut. Soal-soal yang berkaitan dengan silogisme biasanya digunakan dalam psikotes untuk masuk perusahaan atau instansi tertentu. (PAM)
