Konten dari Pengguna

Mengenal Rumus Tekanan Zat Padat dan Contoh Soalnya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi rumus tekanan zat padat. Sumber: www.unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi rumus tekanan zat padat. Sumber: www.unsplash.com

Mengapa benda padat terasa keras saat disentuh? Jawabannya ada pada tekanan zat padat. Dalam konteks ini, ada rumus tekanan zat padat yang memungkinkan setiap orang dapat memahami secara lebih dalam.

Menurut buku Teori dan Aplikasi Fisika Dasar, Maria Yuliana Kua, ‎Claudia M M Maing, ‎Yohana Febriana Tabun (2021:46), tekanan pada zat padat merupakan gaya yang bekerja pada satuan luas bidang tekan atau tekanan adalah gaya per satuan luas.

Rumus Tekanan Zat Padat

Ilustrasi rumus tekanan zat padat. Sumber: www.unsplash.com

Tekanan zat padat merupakan besarnya gaya yang bekerja di setiap luas bidang tekan pada zat padat. Luas bidang tekan ini hanya mengacu pada area yang mengalami penekanan saja, bukan luas seluruh permukaannya.

Tekanan zat padat memiliki prinsip utama, yaitu semakin kecil area atau bidang tekan jika diberi gaya tertentu, maka akan menghasilkan tekanan yang makin besar.

Jika area atau bidang tekannya lebih besar, maka tekanan yang dihasilkan akan lebih kecil. Lantas, apa rumus tekanan zat padat? Besarnya tekanan pada zat padat tersebut pun dapat dihitung dengan rumus P = F/A.

P merupakan tekanan (Pa), F merupakan gaya (N), dan A adalah luas permukaan benda atau luas bidang tekan (m2).

Baca juga: 7 Contoh Penerapan Hukum Newton 1, 2, dan 3 dalam Kehidupan Sehari-hari

Contoh Soal Tekanan Zat Padat

Ilustrasi rumus tekanan zat padat. Sumber: www.unsplash.com

Agar lebih memahami fungsi rumus tekanan zat padat, berikut beberapa contoh soal yang dapat dipelajari.

1. Sebuah benda memiliki luas alas 0,2 m² bertekanan 100 N/m², maka berapakah gaya yang bekerja pada benda tersebut?

Jawaban: p = F/A

F = p x A = 100 N/m² x 0,2 m² = 20 N

2. Sebuah peti balok memiliki panjang 5m, lebar 3m, dengan ketebalan 150 cm, memiliki berat sebesar 900 N. Jika peti ada di posisi tegak, berapakah tekanan yang dihasilkan?

Jawaban: A = l x t

= 3 x 1,5

= 4,5 m2

Besar tekanan yang diberikan adalah:

P = F/A

P = w/A

P = 900/4,5

P = 200 N

3. Gaya sebesar 600 N bekerja pada permukaan dengan luas 5 m2. Coba hitung berapa besar tekanan yang dihasilkan gaya tersebut!

Jawaban: F = 600 N, A = 5 m2

P = F/A = 600/5 = 120 Pa

4. Benda yang memiliki luas alas 50 cm² diberi gaya 10 N, maka berapakah tekanannya?

Jawaban: A = 50 cm² = 50 x 10-⁴ m² = 0,005 m2

F = 10 N

p?

p = F/A =10 N/0,005 m² = 2000 N/m²

Rumus tekanan zat padat memainkan peran penting dalam memahami sifat fisika benda padat. Dengan menggunakan rumus ini, siapa pun dapat menghitung tekanan yang dihasilkan oleh suatu benda pada permukaan lainnya.(VAN)