Mengenal Satuan Farad dalam Listrik

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Farad adalah satuan dari kapasitas listrik dalam satuan Sistem Internasional (SI) yang memiliki simbol F. Satuan Farad diambil dari salah satu nama Fisikawan Inggris yaitu Michael Faraday (1791-1867).
Satuan merupakan tolok ukur yang dapat memberikan nilai dan dimensi yang diperlukan untuk mengukur suatu besaran secara akurat. Dalam Fisika satu Farad didefinisikan sebagai kapasitansi suatu kapasitor yang dilintasi oleh listrik dengan muatan 1 Coulomb.
Farad adalah Satuan dari Apa?
Farad (F) merupakan salah satu satuan yang sering digunakan dalam ilmu Fisika. Satuan ini berasal dari nama ilmuwan Inggris yaitu Michael Faraday dikenal sebagai bapak listrik dunia, karena berkat usahanya listrik menjadi teknologi yang banyak manfaatnya.
Farad adalah satuan dari standar kapasitansi (C) dalam Satuan Sistem Internasional (SI). Ini menunjukkan kemampuan suatu kapasitor untuk menahan muatan listrik. Satuan dasar SI untuk 1 Farad adalah s⁴ x A² / m² x kg.
Sebuah kapasitor mempunyai kapasitansi 1 F ketika listrik 1 Coulomb (C) mengubah potensial antar pelat sebesar 1 volt (V). Cara lain untuk mengatakan hal ini adalah, ketika tegangan pada kapasitor 1 F berubah dengan laju 1 V/s, hasilnya adalah aliran arus sebesar 1 A.
Secara matematis 1 Farad dapat direpresentasikan seperti ini:
F=(A x s)/V = J/V² = (W x s )/V² = (C )/V = C²/J = C²/(N xm) =s²C²/(m² x kg) = s⁴A²/(m² x kg)
Keterangan:
A= Ampere
V= Volt
C= Coulomb
J= Joule
m= Meter
N= Newton
s= Second (detik)
W= Watt
kg= Kilogram
Turunan Satuan Farad
Farad merupakan satuan kapasitansi yang sangat besar. Nilai Farad yang tinggi menunjukkan bahwa kapasitor ini dapat menyimpan jumlah energi yang lebih besar per satuan volume atau massa, biasanya 10-100 kali lebih banyak daripada kapasitor elektrolitik.
Di sebagian besar peralatan elektronik dan listrik yang dapat dijumpai dalam kehidupan sehari-hari, kapasitor dengan nilai sebesar ini jarang terjadi, tetapi bukan tidak mungkin. Sehingga digunakanlah turunan satuan Farad.
Dikutip dalam buku Fisika SMA Kelas XII oleh M. Ali Yaz (2007:104) satuan turunan dari Farad yang sering digunakan dalam soal yaitu mikroFarad (μF), nanoFarad (nF), atau pikoFarad (pF) dengan nilai kapasitansi sebuah kapasitror yaitu:
1 μF = 10^-6 F = 0,000001 F
1 nF = 10^-9 F = 0,000000001 F
1 pF = 10^-12 F = 0,000000000001 F
Baca juga: Macam-Macam Satuan Internasional yang Perlu Diketahui
Dapat disimpulkan bahwa Farad adalah satuan dari kapasitas listrik (C) yang memiliki kemampuan menahan muatan listrik dengan Satuan Internasionalnya (SI) yaitu s⁴ x A² / m² x kg. (MRZ)
