Konten dari Pengguna

Mengenal Sifat Fisis dan Kimia Hidrokarbon

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi dari sifat fisis dan kimia hidrokarbon. Sumber: pexels.com/Anna Shvets
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi dari sifat fisis dan kimia hidrokarbon. Sumber: pexels.com/Anna Shvets

Sebelum mengetahui sifat fisis dan kimia hidrokarbon, ada baiknya bila dipahami terlebih dulu apa pengertian dari hidrokarbon itu sendiri. Jadi, hidrokarbon ialah senyawa antara hidrogen dan karbon yang hampir tiap hari digunakan manusia untuk beraktifitas.

Hidrokarbon ini memiliki dua sifat, yakni sifat fisis dan sifat kimia. Sifat fisis bisa berubah teratur berdasarkan panjang rantai karbon. Sementara sifat kimia dapat dilihat dari beberapa reaksi oksidasi, adisi, subtitusi, polimerisasi dan eliminasi. Apa sajakah sifat-sifat ini?

Sifat Fisis dan Kimia Hidrokarbon

Gambar dari sifat fisis dan kimia hidrokarbon. Sumber: pexels.com/Chokniti Khongchum

Dikutip dari buku Kimia SMA/MA Kelas X, Suyanto (2009:218), hidrokarbon adalah senyawa yang tersusun atas hidrokarbon jenuh (alkana) dan hidrokarbon tak jenuh (alkena dan alkuna).

Sifat fisis dan kimia hidrokarbon ada banyak. Untuk memahaminya, akan lebih mudah jika dijabarkan pada sifatnya masing-masing sebagai berikut.

1. Sifat Fisis Senyawa Hidrokarbon Alkana

  • Seluruh hidrokarbon alkana ialah senyawa yang bersifat non-polar sehingga tak mudah larut dalam air.

  • Semakin banyak atom C yang terkandung di dalamnya, maka titik didihnya akan kian tinggi.

  • Alkana merupakan hidrokarbon jenuh yang memiliki ikatan dengan atom C rangkap sehingga banyak atom H-nya maksimal.

  • Alkana sering dinamakan golongan parafin, sebab afinitas kecil..

2. Sifat Kimia Senyawa Hidrokarbon Alkana

  • Reaksi kimia melibatkan pembentukan ikatan kimia. Sifat alkana sendiri memiliki 2 ikatan yang kuat. Untuk memutuskan kedua ikatan tersebut memerlukan 347 dan 413 kJ/mol. Energi tersebut dapat diperoleh dari pematik api dari pembakaran elpiji.

  • Sifat alkana dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar, pelumas, pelarut, dan masih banyak lagi.

3. Sifat Fisis Senyawa Hidrokarbon Alkena

  • Dapat terbakar pada nyala bergejala, sebab kadar karbon alkena lebih tinggi dari alkana.

  • Alkena bersifat non-polar sehingga sulit larut pada pelarut polar seperti air, tetapi mudah larut pada pelarut organik non-polar seperti etanol.

  • Titik leleh serta titik didihnya naik jika nilai Mr bertambah.

4. Sifat Kimia Senyawa Hidrokarbon Alkena

Sifat kimia alkena lebih reaktif dari alkana sebab terdapat ikatan rangkap. Reaksi yang terjadi pada alkena tersebut adalah reaksi adisi (penjenuhan), reaksi pembakaran (oksidasi dengan oksigen), dan reaksi polimerisasi.

5. Sifat Fisis Senyawa Hidrokarbon Alkuna

  • Titik didihnya mirip dengan alkana dan alkena.

  • Pada suhu kamar, tiga suku pertama wujudnya gas, suku kedua berwujud cair, dan suku tinggi memiliki wujud padat.

6. Sifat Kimia Senyawa Hidrokarbon Alkuna

  • Alkuna memiliki ikatan rangkap tiga sehingga memungkinkan munculnya reaksi subtitusi, adisi, polimerisasi, dan pembakaran.

  • Ada jenis alkuna yang memiliki nilai ekonomis, yakni etuna (asetilena) dan C2H2. Gas asetilena ini dapat dipakan untuk mengelas baja dan besi.

Baca Juga: Memahami Pengertian Hibridasi Kimia dan Teorinya

Demikianlah penjelasan mengenai sifat fisis dan kimia hidrokarbon yang beragam. Sifatnya yang bermacam-macam tersebut membuat senyawa yang terdiri dari hidrogen dan karbon ini amat bermanfaat bagi kehidupan manusia. (SLM)