Konten dari Pengguna

Mengenal Sifat Kimia Eter beserta Manfaatnya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Sifat Kimia Eter, foto::pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Sifat Kimia Eter, foto::pexels

Eter merupakan senyawa kimia yang mempunyai gugus eter. Di mana cairannya mudah menguap dan terbakar. Kegunaan dari senyawa tersebut biasa dipakai untuk pelarut dan obat bius (anestesi) ketika operasi. Untuk menggunakannya, maka harus memahami beberapa sifat kimia eter.

Senyawa tersebut dapat dimanfaatkan dalam berbagai bidang, seperti bidang medis, laboratorium, dan otomotif. Salah satu ciri-ciri dari eter yaitu, molekulnya mampu membentuk ikatan hidrogen. Sehingga mempunyai titik didih yang sifatnya relatif rendah.

Mengetahui Sifat Kimia Eter

Ilustrasi Sifat Kimia Eter, foto:pexels

Dikutip dari buku Kimia dalam Keperawatan, Ismail, dkk (2010:183) Terdapat beberapa sifat kimia eter di antaranya, yaitu:

  • Eter memiliki sifat yang kurang reaktif dibandingkan dengan alkohol. Kecuali pada hal pembakaran.

  • Eter dapat melakuka reaksi dengan fosforus pentaklorida (PCl_5) dan memberikan hasil berupa dua haloalkana (R-X) dan POCl_3, tetapi tidak dapat melakukan pembebasan HCl.

  • Tidak dapat melakukan reaksi dengan logam natrium atau logam aktif.

  • Tidak dapat melakukan reaksi dengan asam karboksilat.

Selain itu, senyawa eter juga mampu bereaksi dengan asam halida. Di mana jenis asam halida yang dapat bereaksi, seperti hidrogen iodida (HI) dan hidrogen romida (Hbr) untuk menghasilkan alkohol dan alkil halida.

Serta antarmolekul eter tidak terdapat ikatan hidrogen, tetapi masih bisa membentuk ikatan hidrogen dengan senyawa lain. Senyawa lain tersebut harus memiliki gugus OH.

Contohnya yang memiliki gugu OH, yaitu seperti air, alkohol, dan fenol ataupun senyawa tertentu yang memiliki kandungan gugus amina. Sehingga senyawa eter dapat dikatakan masuk dalam senyawa yang susah bereaksi. Sehingga sering dipakai untuk pelarut.

Mengenal Manfaat Eter

Ilustrasi Sifat Kimia Eter, foto:pexels

Senyawa eter dapat dimanfaatkan pada kehidupan sehari-hari dalam berbagai bidang. Berikut adalah beberapa manfaat dari eter yang perlu diketahui.

1. Bidang Rumah Tangga

Eter merupakan senyawa non polar. Sehingga dapat dipakai sebagai pelarut non polar. Seperti lemak, minyak, parfum, lilin, resin, pewarna, dan hidrokarbon. Selain itu, uap dari eter dapat dimanfaatkan untuk bahan insektisida dan fumigan pada tanah yang atas.

2. Bidang Medis

Dalam bidang medis sering dipakai dalam bahan pembius atau anestesi. Metoksimetana atau dimetil eter yang dikenal menjadi kodein, merupakan obat yang dapat menghilangkan rasa sakit dan menjadi bahan utama pada pembuatan morfin.

3. Bidang Industri

Manfaat pada bidang industri, yaitu adanya penggunaan etoksietana (dietil eter) untuk cairan starter pada mesin bensin dan diesel ketika cuaca sedang dingin. Selain itu, juga menggunakan dimetil eter untuk dijadikan menjadi propelan spray dan pendingin.

Metil tetra butil etier (MTBE) merupakan stabilizer bensin yang mampu melakukan peningkatan konsentrasi bilangan oktan, serta upaya dalam mengurangi polusi.

Baca Juga: 6 Senyawa Turunan Hidrokarbon dalam Kimia

Memahami mengenai sifat kimia eter sangat penting dilakukan, agar dapat menggunakannya secara tepat. Dalam kehidupan sehari-hari, senyawa tersebut dapat dimanfaatkan pada berbagai bidang, seperti rumah tangga, medis, dan industri. (PAM)