Konten dari Pengguna

Mengenal Sifat Tangga Nada Slendro dan Jenis Tangga Nada Lainnya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi sifat tangga nada slendro. Sumber foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi sifat tangga nada slendro. Sumber foto: Pixabay

Musik dengan tangga nada slendro termasuk ke dalam golongan tangga nada pentatonik. Sifat tangga nada slendro menjadi ciri khas dari tangga nada tersebut.

Tangga nada slendro merupakan jenis tangga nada yang berasal dari Bali dan Jawa. Hal ini dikarenakan jenis tangga nada tersebut banyak digunakan dalam alat musik tradisional Bali, Sunda dan daerah sekitarnya.

Sifat Tangga Nada Slendro

Ilustrasi sifat tangga nada slendro. Sumber foto: Pixabay.com

Dikutip dari buku Seni Budaya untuk SMA Kelas X, Harry Sulastianto dkk (2007: 45), pengertian dari tangga nada merupakan hasil perpaduan atau susunan dari beberapa nada. Bentuk tangga nada terdiri dari berbagai jenis musik yang memiliki perbedaan dan persamaan.

Tangga nada yang banyak digunakan adalah tangga nada pentatonis. Tangga nada slendro merupakan salah satu contohnya. Adapun sifat tangga nada slendro adalah sebagai berikut:

  1. Tangga nada terdiri dari lima susunan nada

  2. Jarak antara nada yang satu dengan nada lain berikutnya hampir sama

  3. Disebut juga salendro padantara

  4. Memiliki jarak interval nada yang sama dan kecil

  5. Tidak memiliki tangga nada si (7) dan fa (4)

  6. Susunan nadanya dapat digambarkan dengan nada 1-2-3-5-6-1' atau do-re-mi-sol-la-do' atau C-D-E-G-A-C'

  7. Banyak digunakan pada pertunjukan musik daerah jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur

  8. Memberikan kesan lincah, gembira, dan semangat

  9. Salah satu contoh lagu yang menggunakan tangga nada slendro adalah cing cangkeling (Jawa Barat)

Jenis-jenis Tangga Nada

Ilustrasi sifat tangga nada slendro. Sumber foto: Pixabay.com

Di Indonesia jenis tangga nada yang digunakan pada musik daerah terdiri dari beberapa golongan. Hal ini dikarenakan setiap tangga nada memiliki jumlah nada dengan karakter yang berbeda-beda.

Selain tangga nada slendro, jenis-jenis tangga nada pada musik daerah lainnya yang ada di Indonesia adalah sebagai berikut.

1. Tangga Nada Pelog

Tangga nada jenis ini biasa digunakan pada musik daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Tangga nada tersebut terdiri atas tujuh susunan nada, yait 6 7 . 1 2 3 . 4 . 5 6 7.

2. Tangga Nada Dengung

Jenis tangga nada ini memiliki kemiripan dengan tangga nada pelog. Tangga nada dengung lebih banyak digunakan dibandingkan dengan tangga nada pelog pada khasanah musik daerah Jawa Barat. Susunan jenis nada ini, yaitu 1 2 .. 3 …. 4 5 …. 1.

3. Tangga Nada Madenda

Jenis tangga nada berikutnya adalah tangga nada madenda. Tangga nada ini memiliki perbedaan dengan tangga nada dengung, yaitu 5 .. 4 3 …. 2 1 …..5, sedangkan nada dengung 5 4 .. 3 …. 2 1 ….. 5.

4. Tangga Nada Musik Bali

Tangga nada lainnya yaitu jenis tangga nada musik Bali. Tangga ini terbadi menjadi beberapa kelompok tangga nada, yaitu tangga nada saih pitu, tembung, lebeng, baro, dan selisir.

Baca juga: Mengenal Interval Nada dari Do ke Sol, Pengertian dan Interval Lainnya

Semoga penjelasan sifat tangga nada slendro dan jenis-jenis tangga nada pada musik daerah yang ada di Indonesia, bermanfaat dan dapat menambah wawasan pembaca. (MAE)