Konten dari Pengguna

Mengenal Sifat yang Nampak Pada Keturunan Hasil dari Suatu Perkawinan

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi sifat yang nampak pada keturunan hasil dari suatu perkawinan disebut. Sumber foto: Pixabay.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi sifat yang nampak pada keturunan hasil dari suatu perkawinan disebut. Sumber foto: Pixabay.com

Sifat yang nampak pada keturunan hasil dari suatu perkawinan disebut dengan karakterisitik yang dibentuk oleh faktor gen dan lingkungan. Gen merupakan suatu materi genetik yang terdiri dari sepenggal DNA yang dapat menentukan sifat setiap individu.

Unit terkecil dari materi genetik terdapat dalam setiap lokus yang khas pada sebuah kromosom. Sifat individu hasil dari perkawinan, ditentukan melalui pembentukkan polipeptida.

Sifat yang Nampak Pada Keturunan Hasil Perkawinan

Ilustrasi gen faktor yang membentuk sifat pada keturunan hasil dari suatu perkawinan. Sumber foto: Pixabay.com

Dikutip dari buku Memahami Kuesioner Kepribadian (Personalitiy Questionnaire), Mark Parkinson (2004: 10), sifat adalah salah satu aspek dari kepribadian seseorang yang dapat dibandingkan dengan orang lain.

Perbandingan tersebut dilakukan agar dapat mengetahui sifat apa yang mempunyai pengaruh lebih kuat atau lebih lemah. Teori sifat menjadikan seseorang dapat dideskripsikan berdasarkan nilai individu dalam sejumlah dimensi.

Setiap dimensi akan mampu menggambarkan sifat atau ciri seseorang yang berbeda-beda. Dalam ilmu sains bilogi, sifat yang nampak pada keturunan hasil dari suatu perkawinan disebut fenotif. Fenotif adalah suatu karakteristik yang dapat diamati atau diobservasi.

Karakter tersebut ditentukan oleh beberapa faktor, yaitu sebagian oleh genotif individu, sebagian oleh waktu, sejumlah sifat, dan faktor lingkungan tempat individu tersebut hidup.

Contoh Sifat Fenotif

Ilustrasi contoh sifat pada keturunan hasil dari suatu perkawinan. Sumber foto: Pixabay.com

Fenotif merupakan gabungan dari interaksi antara genotif dan lingkungan. Beberapa contoh sifat fenotif seseorang yang dapat diamati adalah sebagai berikut.

1. Tinggi Badan

Tinggi badan seseorang merupakan salah satu sifat fenotif seseorang yang dapat diamati. Jika orang tersebut memiliki postur tubuh yang tinggi, hal ini dapat disebabkan oleh faktor tubuh ayah atau ibunya yang memiliki postur tubuh yang tinggi juga.

2. Warna Rambut dan Mata

Contoh sifat fenotif selanjutnya yaitu warna rambut dan mata. Warna rambut dan mata seseorang dapat diwariskan dari kedua orang tuanya.

Jika orang tuanya keturunan bule yang memiliki warna rambut pirang dan mata yang biru, maka anaknya pun dapat memiliki warna rambut dan mata yang sama.

3. Golongan Darah

Golongan darah adalah suatu bentuk pengklasifikasian darah dari suatu kelompok berdasarkan keberadaan antigen atau antibodi tertentu pada permukaan sel darah merah. Pengklasifikasian ini dapat dihasilkan dari adanya suatu perkawinan.

4. Penyakit Genetik

Contoh lainnya yang didapatkan dari hasil suatu perkawinan adalah penyakit genetik. Penyakit ini merupakan suatu kondisi ketika terjadi perubahan komponen dan sifat di dalam gen.

Baca juga: Mengenal Tahapan Translasi Genetik pada Manusia

Sifat yang nampak pada keturunan hasil dari suatu perkawinan disebut sifat gen yang mudah dikenal. Sifat ini tidak hanya dapat diamati untuk manusia, melainkan juga dapat terlihat oleh hewan dan tumbuhan. (MAE)