Konten dari Pengguna

Mengenal Sikap Akhir Lempar Cakram dalam Olahraga Atletik

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi sikap akhir lempar cakram. Sumber foto: pixabay/Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi sikap akhir lempar cakram. Sumber foto: pixabay/Pexels

Pada cabang olahraga lempar cakram, terdapat beberapa teknik yang penting untuk dikuasai oleh pemain. Salah satu contohnya, yaitu gerakan lanjutan (follow thru). Gerakan ini dapat disebut juga sebagai sikap akhir lempar cakram.

Lempar cakram adalah olahraga yang memerlukan pengaturan alur gerak tubuh, kekuatan tangan, dan kecepatan kaki. Karena pada dasarnya, lemparan yang baik dapat diperoleh dari putaran badan secara tepat. Dalam hal ini, sikap seluruh badan akan berpengaruh terhadap hasil lemparan.

Mengenal Sikap Akhir Lempar Cakram

Ilustrasi sikap akhir lempar cakram. Sumber foto: pixabay/ jatocreate

Menurut buku Atletik, Tatang Muhtar, Riana Irawati, (2020: 135), lempar cakram merupakan suatu gerakan melempar suatu alat yang berbentuk bulat pipih dengan berat tertentu, yang terbuat dari kayu dan pinggirnya dari metal atau besi, dan dilakukan dengan satu tangan dari samping badan, untuk mencapai jarak yang sejauh-jauhnya, sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Dalam memainkannya, lempar cakram memiliki teknik yang tidak jauh berbeda dengan teknik nomor lempar lainnya. Seperti halnya pada gerakan akhir setelah cakram di lemparkan. Adapun sikap ini bertujuan untuk menstabilkan keseimbangan badan.

Untuk lebih jelasnya, berikut ini terdapat beberapa tahapan dalam melakukan sikap akhir lempar cakram yang dapat diketahui dikutip dari buku Mengenal Olahraga Atletik (Cabang Lari dan Lempar), Enik Yuliatin, Haryanto, (2012:67).

  1. Pada dasarnya gerak lanjutan (follow thru) lempar cakram sama seperti pada tolak peluru dan lempar lembing.

  2. Setelah melepaskan cakram, pindahkan kaki kanan ke depan dengan sedikit ditekuk. Sikap ini bertujuan untuk menahan badan yang condong tidak terlanjur keluar lingkaran.

  3. Kemudian, gerakkan kaki kiri ke belakang dan fokuskan pandangan mata mengikuti jatuhnya cakram. Lantaran tahap ini termasuk tolakan, maka dibutuhkan tenaga yang maksimal. Kondisi tersebut terjadi saat posisi melayang sehingga disebut juga sebagai lompatan.

  4. Setelah kondisi jatuhnya lemparan cakram dinyatakan sah, dengan sikap berdiri melalui belahan bagian belakang, pelempar keluar dari lingkungan. Langkah ini tidak diperkenankan disertai dengan gerakan lari atau melompat.

  5. Seluruh rangkaian gerakan lempar cakram, dilakukan menggunakan gaya menyamping dari gerakan awalan hingga akhir.

Baca Juga: Pengertian Olahraga Atletik dan Jenis-jenisnya

Itulah ulasan tentang sikap akhir lempar cakram, lengkap dengan penjelasannya yang penting dipelajari. Terlebih bagi pemula, yang tengah berlatih untuk memainkan jenis olahraga atletik tersebut. Semoga membantu! (Riyana)