Mengenal Sikap Awal dalam Melakukan Peregangan Leher

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sikap awal dalam melakukan peregangan leher adalah membuka kaki selebar apa? Teori ini diajarkan sebagai dasar dalam melakukan olahraga. Maka sebaiknya hal ini harus dikuasai sebelum melakukan praktik agar tidak salah gerakan.
Peregangan sangat penting untuk membuat mengurangi cedera ketika berolahraga. Harus dimulai dengan perlahan dan dilakukan dengan teknik setiap gerakan dengan baik dan benar, agar otot dan persendian rileks.
Sikap Awal dalam Melakukan Peregangan Leher adalah Membuka Kaki Selebar Apa?
Peregangan yang cepat dan kuat akan menyebabkan terjadinya refleks-regang (stretch reflex). Menurut buku Senam Pembentukan, Mita Erliana,S.Pd.,M.Or (2023:24), peregangan yang dilakukan secara rutin bisa menambah fleksibilitas tubuh secara keseluruhan.
Selain mengurangi cedera pada bagian tubuh ketika melakukan olahraga, peregangan dapat bermanfaat bagi kesehatan dan kebugaran tubuh secara menyeluruh. Tentu saja setiap gerakan harus dipelajari dan dilakukan dengan benar.
Leher adalah bagian tubuh yang sering sekali terasa kaku dan tegang. Peranannya sangat penting dan terdapat pembuluh darah dan persarafan di bagian ini yang harus dijaga dengan baik.
Sikap awal dalam melakukan peregangan leher adalah membuka kaki selebar apa? Jawaban yang tepat ialah dilakukan selebar pinggul atau bahu. Tujuan posisi ini ialah untuk memberikan posisi stabil pada tubuh sehingga leluasa melakukan gerakannya. Leher yang menyokong kepala harus diperlakukan dengan hati-hati termasuk ketika peregangan.
Gerakan ini dapat dilakukan secara statis atau diam di tempat. Lakukan dengan tepat agar leher dapat terasa relaks dan siap untuk berolahrgaa. Inilah cara melakukan peregangan leher dengan benar agar melemaskan otot, saraf, dan persendian.
Berdiri tegak dengan kaki dibuka selebar pinggul atau bahu kemudian lengan dilemaskan.
Arahkan dagu ke arah dada.
Putar kepala dengan lembut dengan gerakan searah jarum jam selama 1 putaran dengan waktu sekitar 7 detik.
Lakukan istirahat selama 5 detik, lalu putar kepala berlawanan arah jarum jam dengan gerakan yang sama.
Ulangi gerakan tersebut sebanyak 3 kali.
Sikap awal dalam melakukan peregangan leher adalah membuka kaki selebar pinggul atau bahu. Dengan posisi tersebut, tubuh menjadi lebih stabil ketika melakukan gerakan untuk merelaksasi otot dan saraf di leher. (DVA)
Baca Juga: 10 Contoh Gerakan Manipulatif, Pengertian dan Jenisnya
