Konten dari Pengguna

Mengenal Sila-sila Pancasila Dilihat dari Causa Materialis

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi sila-sila Pancasila dilihat dari causa materialis. Sumber: Pexels/Deden R
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi sila-sila Pancasila dilihat dari causa materialis. Sumber: Pexels/Deden R

Pancasila dikenal sebagai dasar negara Indonesia. Proses perumusan dan pengesahan dari dasar negara ini dibagi menjadi beberapa teori, salah satunya teori causa materialis. Lantas, bagaimana sila-sila Pancasila dilihat dari causa materialis?

Dalam kehidupan bernegara, suatu peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia harus mencerminkan nilai-nilai Pancasila. Pasalnya, nilai-nilai Pancasila menjadi landasan dasar dan motivasi untuk semua perbuatan baik dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Memahami Sila-sila Pancasila Dilihat dari Causa Materialis

Ilustrasi sila-sila Pancasila dilihat dari causa materialis. Sumber: Pexels/ROMAN ODINSOV

Berbicara tentang Pancasila tentu berkaitan dengan nilai-nilai Pancasila, butir-butir Pancasila, serta pengamalan-pengamalannya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Nilai-nilai Pancasila memiliki makna yang mendalam baik dari segi sejarah pembentukan dan pengamalan. Sebab, mampu memberi arahan mengenai karakter bangsa yang berlandaskan pada nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan.

Keyakinan terhadap Pancasila dapat menjadi akar kebenaran untuk memahami eksistensi bangsa. Hal ini dikarenakan Pancasila memiliki nilai-nilai yang dapat membentuk karakter warga negaranya.

Ada banyak argumen mengenai asal-usul Pancasila. Jika ditinjau menurut sejarah, asal-usul pembentukan Pancasila memenuhi syarat sebagai dasar filsafat negara.

Menurut Notonagoro ada empat macam sebab (causa) yang dapat digunakan untuk menetapkan Pancasila sebagai dasar filsafat negara, yaitu causa materialis, causa formalis, causa finalis, dan causa eficient.

Mengutip dari buku Pendidikan Pancasila Perspektif Sejarah Perjuangan Bangsa: Dilengkapi Dengan Undang-Undang Dasar 1945 Hasil Amandemen, Pandji Setijo (hal 11), causa materialis artinya asal mula bahan, yaitu bangsa Indonesia sebagai bahan terdapat dalam adat kebiasaan, kebudayaan dan dalam agama-agamanya.

Jadi, bagaimana unsur-unsur sila-sila Pancasila dilihat dari causa materialis yang dapat dipahami oleh pembaca? Berikut penjelasannya.

1. Adat Istiadat

Rumusan unsur sila Pancasila yang berkaitan dengan adat istiadat diharapkan dapat menciptakan negara yang bersifat kekeluargaan bukan negara yang bersifat perorangan. Hal ini disebabkan karena adat istiadat memiliki karakteristik yang bersifat universal.

Pada umumnya, adat istiadat berhubungan dengan masalah sosial, ekonomi, politik, dan ketatanegaraan. Namun, bentuk adat istiadat tersebut tidak sama bisa ditransformasikan ke dalam sila-sila Pancasila.

2. Kebudayaan

Berdasarkan causa materialis, sila-sila Pancasila bersifat kebudayaan. Istilah kebudayaan diartikan sebagai sekolahan nakal manusia tentang alam.

Kebudayaan di dunia berkaitan dengan tujuh unsur, yaitu bahasa, sistem teknologi, sistem mata pencaharian, organisasi sosial, sistem pengetahuan, religi, dan kesenian.

3. Agama

Sila-sila Pancasila yang dilihat berdasarkan causa materialis biasanya berkaitan dengan agama yang ada di Indonesia. Pasalnya, bangsa Indonesia adalah bangsa yang beragama yang mengakui adanya Tuhan Yang Maha Esa.

Pada waktu menyampaikan pidato lahirnya Pancasila, Bung Karno mengusulkan prinsip ketuhanan. Sehingga prinsip tersebut bukan menyatakan bangsa Indonesia bertuhan tetapi masing-masing orang Indonesia hendaknya bertuhan.

Demikianlah penjelasan tentang unsur-unsur sila-sila Pancasila dilihat dari causa materialis yang dapat dipahami oleh pembaca sebagai masyarakat Indonesia. (NTA)

Baca juga: 4 Cara Memperkuat Ideologi Pancasila bagi Masyarakat Indonesia