Mengenal Sistem Saraf Manusia beserta Fungsi dan Jenis Penyakitnya

Ragam Info
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sistem saraf adalah sistem yang bertugas mengatur seluruh aktivitas tubuh manusia. Serabut-serabut saraf itu dapat mengoordinasikan dan mengendalikan kerja dari berbagai organ tubuh.
Dengan adanya sistem tersebut, manusia dapat melakukan berbagai gerakan. Mulai dari berjalan, berbicara, berpikir, dan masih banyak hal lain yang dapat dilakukan oleh tubuhnya.
Tentang Sistem Saraf Manusia
Menurut buku Neurosains Menjiwai Sistem Saraf dan Otak, Dr. Muhammad Akil Musi, S.Pd., M.Pd., Dr. Nurjannah, S.Kom., M.Pd. (2021:3), sistem saraf adalah kumpulan saraf yang kompleks dan sel-sel khusus yang dikenal sebagai neuron mengirimkan sinyal antara berbagai bagian tubuh.
Istilah untuk sistem saraf adalah kabel listrik tubuh. Perlu diketahui bahwa terdapat dua komponen dalam sistem saraf, yakni sistem saraf pusat dan sistem saraf tepi.
Sistem saraf pusat terdiri dari otak, sumsum tulang belakang, dan saraf. Sedangkan sistem saraf tepi ialah neuron sensorik, ganglia (kelompok neuron) dan saraf yang terhubung satu sama lain.
Fungsi dan Jenis Penyakit Sistem Saraf
Sistem saraf terbagi menjadi dua yaitu saraf pusat dan saraf tepi yang keduanya memiliki fungsi yang berbeda. Berikut penjelasan lengkap mengenai fungsi sistem saraf.
1. Sistem Saraf Pusat
Sistem saraf pusat yang terdiri dari 3 bagian penting yaitu otak, sumsum tulang belakang dan saraf neuron berfungsi untuk mengendalikan pikiran, merasakan sensasi, melakukan gerakan, mengontrol kesadaran, dan daya ingat manusia. Pada sumsum tulang belakang dapat mengirimkan sinyal kepada otak dan kebagian tubuh lainnya.
2. Sistem Saraf Tepi
Sistem ini terdiri dari saraf-saraf yang bercabang keluar dari sistem saraf pusat. Sistem saraf tepi berfungsi untuk mengirimkan informasi dari otak dan sumsum tulang belakang ke seluruh organ tubuh.
Maka dapat disimpulkan bahwa, sistem saraf manusia ini berperan sebagai pusat kendali tubuh untuk menerima dan menerjemahkan informasi. Selanjutnya saraf akan mengirimkan sinyal ke seluruh tubuh untuk merespons rangsangan.
Ada beberapa gangguan dan penyakit sistem saraf yang sebaiknya diketahui yaitu.
Penyakit parkinson yang menyebabkan gangguan dalam mengontrol gerakan dan koordinasi tubuh.
Penyakit Alzheimer yaitu perubahan perilaku dan penurunan daya ingat.
Baca Juga: Mengenal Penyakit Organ Reproduksi dengan Penurunan Sistem Kekebalan Tubuh
Dengan begitu sistem saraf adalah sistem yang sangat penting bagi kehidupan manusia. Jika tidak berfungsi dengan baik maka seluruh proses koordinasi organ dan tubuh lainnya akan mengalami gangguan. (Dva)
