Konten dari Pengguna

Mengenal Sudut Sektor Tolak Peluru dan Teknik Dasarnya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Mengenal Sudut Sektor Tolak Peluru, foto:pixaby
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Mengenal Sudut Sektor Tolak Peluru, foto:pixaby

Tolak peluru merupakan salah satu cabang olahraga lempar dalam atletik dengan cara menolak atau mendorong peluru. Di mana sudut sektor tolak peluru adalah sebesar 45°. Penentuan besar sudut tersebut berkaitan dengan jarak lemparan yang dihasilkan.

Dalam melakukan permainan tersebut, maka para pemain harus menguasi teknik dasarnya. Teknik dasar dari olahraga tolak peluru di antaranya, yaitu teknik memegang peluru, meletakkan peluru di leher, dan melakukan tolakan.

Mengetahui Sudut Sektor Tolak Peluru

Ilustrasi Mengenal Sudut Sektor Tolak Peluru, foto:pexels

Dikutip dari buku Mandiri Belajar Ulangan Tematik SD/MI Kelas 5 PJOK, Nidaul (2021:26), sudut sektor tolak peluru adalah 45°. Penetapan sudut sektor tersebut memiliki tujuan agar atlet atau pemain dapat melakukan tolakan dengan kekuatan yang maksimal.

Selain itu juga agar mencapai jarak tolakan yang optimal dengan sejauh-jauhnya. Untuk melakukan permainan tolak peluru tersebut, maka membutuhkan lapangan yang terdiri dari lingkaran tempat melakukan tolakan dan sektor tolakan peluru (tempat pendaratan peluru).

Sektor tolakan peluru merupakan area tempat peluru harus dapat mendarat setelah dilakukan tolakan oleh pemain atau atlet. Apabila peluru yang ditolak oleh pemain mendarat pada luar sektor tolakan, maka tolakan tersebut dianggap tidak sah.

Teknik Dasar Permainan Tolak Peluru

Ilustrasi Mengenal Sudut Sektor Tolak Peluru, foto:pxaby

Dalam melakukan permainan olahraga tolak peluru, maka semua pemain harus memahami beberapa teknik dasar. Hal ini agar dapat melakukan permainan tersebut secara tepat dan menghasilkan tolakan yang maksimal.

Adapun teknik dasar dari olahraga tolak peluru sebagai berikut.

1. Teknik Memegang Peluru

Peluru besi yang dipakai pada olahrga tolak peluru mempunyai bobot antara 3 kg sampai 7 kg lebih. Sehingga harus menguasai teknik memegang peluru dengan benar. Berikut adalah beberapa cara yang dapat digunakan.

  1. Cara pertama yang dapat dipakai yaitu rapatkan jari-jemari termasuk bagian kelingking. Kemudian tempelkan pada bagian belakang peluru. Selanjutnya letakkan ibu jari pada bagian samping peluru agar mendapatkan keseimbangan.

  2. Pada cara kedua dapat menggunakan cara dengan merapatkan jari-jari. Namun dengan posisi sedikit lebih renggang. Teknik tersebut cocok dengan telapak tangan yang berukuran lebih kecil.

2. Teknik Meletakkan Peluru pada Leher

Teknik yang digunakan untuk meletakkan peluru pada leher dimulai dengan cara menempelkan peluru pada leher bagian samping kanan. Kemudian ibu jari ditempelkan di atas tulang yang ada di bagian bahu atau tulang selangka.

Selanjutnya memposisikan siku secara lurus dan sejajar dengan bahu. Langkah terakhir yaitu miringkan kepala ke arah peluru agar posisi peluru dapat lebih stabil.

3. Teknik Melakukan Penolakan Peluru

Teknik untuk menolak peluru harus diperhatikan agar dapat menghasilkan lemparan yang jauh. Adapun teknik yang dipakai adalah sebagai berikut.

  1. Persiapan tolak peluru dengan memposisikan tubuh berdiri tegak dan rileks, serta menghadap ke arah samping lapangan. Kemudian merenggangkan kaki selebar bahu dan kaki kanan sedikit ditekuk.

  2. Tangan kanan yang memegang peluru ditempelkan pada bahu tepatnya di bawah rahang dengan siku membentuk sudut 90°. Sedangkan tangan kiri ditekuk dengan siku yang menghadap pada arah tolakan.

  3. Ketika memegang peluru, kaki yang dekat dengan sektor lemparan digerakkan memakai cara diayun untuk mempersiapkan menolak peluru. Kemudian tubuh dicondongkan ke arah depan dan pandangan fokus pada arah lemparan.

  4. Ketika melakukan tolakan, putar badan pada arah sektor pendaratan. Kemudian kaki kanan menolak dan melonjak supaya tenaga yang dihasilkan besar untuk dapat mendorong peluru seluruhnya.

  5. Selanjutnya lontarkan peluru dengan sudut tolakan sebesar 45° derajat ke arah atas.

  6. Setelah peluru selesai dilontarkan, maka kaki mendarat kembali pada tanah dengan memposisikan sedikit menekuk.

Baca Juga: Mengenal Gerakan Awalan Tolak Peluru dan Cara Melakukannya

Sudut sektor tolak peluru adalah sebesr 45°. Alasan penggunaan sudut tersebut karena memungkinkan pemain atau atlet untuk dapat menghasilkan tolakan peluru dengan jarak yang maksimal.

Di mana ketika menggunakan sudut yang lebih besar dapat mengakibatkan peluru mendarat lebih jauh, dibandingkan penggunaan sudut yang lebih kecil. (PAM)