Mengenal Susunan Berkala Unsur-unsur Kimia dan Sifatnya

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Susunan berkala unsur-unsur kimia biasa dikenal dengan tabel periodik. Di mana tabel periodik merupakan tabel yang memberikan tanmpilan unsur-unsur kimia, dengan menyusunnya berdasarkan nomor atom.
Tabel periodik menampilkan sebuah periode yang tersusun secara horizontal, sedangkan golongan tersusun secara vertikal. Tabel tersebut memiliki beberapa fungsi. Di antaranya, yaitu untuk mengetahui nomor atom, konfigurasi elektron, dan sifat setiap unsur-unsurnya.
Mengetahui Susunan Berkala Unsur-unsur Kimia
Mengutip dari buku Mudah dan Aktif Belajar Kimia, Yayan dan Agus (2010:24), susunan berkala unsur-unsur kimia merupakan sebuah sistem periodik. Di mana tampilannya berbentuk tabel yang dikemas secara berkala dengan bentuk periode dan golongan.
Di dalam tabel periodik disusun berdasarkan beberap hal di antaranya, yaitu:
Tiap unsur menempati satu kotak yang berisikan nomor atom, massa atom, dan lambang atom. Kotak tersebut ditempatkan berdasarkan kenaikan nomor atom dari arah kiri ke kanan.
Kotak-kotak yang terdapat dalam tabel disusun pada suatu periode dan golongan. Di mana periodenya pada garis yang mendatar atau horisontal, sedangkan golongannya pada garis vertikal.
Setiap periode mempunyai nomor masing-masing. Nomor tersebut dimulai dari 1 sampai 7. Golongan mempunyai nomor dari 1 sampai 8 dan dilakukan penambahan huruf A dan B.
Kedelapan golongan A (dua di kiri dan enam berada di sebelah kanan) disebut sebagai unsur golongan utama. Sedangkan B terdapat di antara golongan 2A (2) dan 3A (13) merupakan unsur transisi.
Dua deret horizontal pada unsur transisi dalam, yaitu berupa golongan lantanida dan aktinida. Golongan tersebut tepat berada di antara golongan 3B (3) dan golongan 4B (4), serta biasanya berada di bawah tabel yang utama.
Sifat-sifat dari Keteraturan Tabel Periodik
Pada tabel periodik terdapat berbagai angka dengan keteraturan sifat unsur-unsur kimianya. Keteraturan tersebut mengacu pada jari-jari atom, keelektronegatifan, energi ionisasi, logam dan nonlogam, serta afinitas elektron. Adapun penjelasaannya adalah sebagai berikut.
1. Jari-Jari Atom
Jari-jari atom merupakan jarak yang dimulai dari inti atom sampai kulit terluarnya. Dalam periodik, pada satu golongan dari atas ke bawah maka jari-jari atomnya akan semakin besar. Pada satu periode dari arah kiri ke kanan, maka jari-jari atomnya akan semakin kecil.
2. Energi Ionisasi
Energi ionisasi, yaitu energi untuk melakukan pelepasan elektron yang memiliki ikatan paling lemah pada atom atau ion berupa gas. Secara periodik, pada satu golongan dari atas ke bawah, maka energi ionisasinya cenderung semakin kecil. Pada satu periode dari arah kiri ke kanan, energi ionisasinya semakin besar.
3. Afinitas Elektron
Afinitas elektron adalah besaran energi yang telah dilepaskan oleh sebuah atom, yang menarik elektron. Dalam periodik, pada satu golongan dari arah atas ke bawah menunjukkan afinitas elektron yang semakin kecil.
Pada satu periode, dari kiri ke kanan sampai golongan VII A akan semakin besar. Kecuali pada unsur alkali tanah dan gas mulia.
4. Keelektronegatifan
Keelektronegatifan yaitu kecendurangan atom untuk melakukan penarikan pasangan elektron untuk membentuk ikatan. Unsur yang mempunyai energi ionisasi dan afinitas elektron yang nilainya besar, maka memiliki keelektronegatifan besar.
Dalam periodik, pada satu golongan dari arah atas ke bawah, keelektronegatifan makin kecil. Pada satu periode dari kiri ke kanan, menunjukkan keelektronegatifan semakin besar.
5. Logam dan Nonlogam
Sifat logam dan nonlogam menunjukkan kecenderungan atom untuk melakukan pelepasan elektron, serta menciptkan ion dengan muatan positif.
Baca Juga: Ada Berapa Unsur dalam Tabel Periodik? Ini Jawabannya
Susunan berkala unsur-unsur kimia dapat disebut juga dengan sistem periodik. Sistem periodik tersebut berbentuk tabel yang mempunyai sifat-sifat keteraturannya. Sifat-sifat tersebut mempermudah dalam melakukan pembacaan unsur-unsur kimia dalam tabel periodik. (PAM)
