Mengenal Tahap Pembuatan Cetak Datar Berdasarkan Jenis Tekniknya

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cetak datar merupakan teknik seni yang menggunakan transfer gambar dari permukaan datar ke media cetak dengan memakai tekanan. Dalam tahap pembuatan cetak datar, mempunyai tahapan yang berbeda-beda sesuai dengan jenis tekniknya.
Beberapa teknik dalam cetak datar di antaranya, yaitu teknik etsa, taknik serigrafi (sablon), dan teknik lithografi. Teknik-teknik tersebut memberikan hasil cetakan dengan karakteristik yang berbeda-beda.
Pengertian Cetak Datar
Dikutip dari buku Seni Rupa SMP: Seni Lukis, Seni Patung, Seni Grafis, dan Pameran, Eightenn (2020:69), cetak datar merupakan teknik cetak yang memakai klise datar dengan prinsip saling menolak dan menerima antara tinta dan air.
Di mana klise yang digunakan dalam cetak datar memakai batu cadas (limestone). Namun, saat ini dapat juga memakai lempengan logam (seng) untuk meringankan proses kerja. Pada dasarnya, ketika melakukan cetak datar dengan memakai papan ataupun plat yang datar.
Secara umum, prinsip dari cetak tersebut adalah mentransfer gambar dari permukaan datar ke media cetak. Ketika dicetak menggunakan tekanan, maka tinta akan mentransfer dari permukaan cetak menuju media cetak. Selanjutnya, menghasilkan gambar yang sudah tercetak.
Mengetahui Tahap Pembuatan Cetak Datar
Tahap pembuatan cetak datar mempunyai tata cara yang berbeda-beda setiap teknik yang digunakan. Berikut adalah penjelasan tahapan dari pembuatan cetak datar berdasarkan jenis tekniknya.
1. Teknik Offset
Pada teknik offset prosesnya diawali dengan gambar bertinta yang menempel pada master atau plat, kemudian dilakukan transfer ke lembaran karet (blanket). Selanjutnya, kembali lagi ditransfer ke permukaan bahan yang dicetak.
Di mana bahan cetak tersebut biasanya berupa kertas ataupun plastik. Adapun langkah-langkah dalam pembuatan cetak datar memakai teknik offset, sebagai berikut.
Persiapkan mesin cetak offset dengan melakukan pemasangan plat cetak.
Mengatur mesin cetak agar posisi plat dan media cetak berada pada posisi yang tepat.
Oleskan tinta cetak offset yang disesuaikan dengan plat cetak yang sudah terpasang pada mesin cetak.
Tinta akan menstransfer dari plat ke silinder karet ataupun rol kertas.
Pada waktu yang sama, media cetak (seperti kertas) dipasang pada silinder karet ataupun rol kertas. Kemudian menerima tinta dari silinder karet saat melewati mesin cetak.
Hasil cetakan dibiarkan kering dengan baik.
Lakukan tahap finishing dengan melakukan laminasi untuk menghasilkan produk cetak yang siap digunakan.
2. Teknik Serigrafi (Sablon)
Pada penggunaan teknik serigrafi atau sablon proses pencetakannya melibatkan pemindahan tinta ke permukaan. Di mana pemindahan tersebut melibatkan bantuan layar kain atau logam yang mempunyai area terbuka sesuai dengan desain yang ingin dicetak.
Berikut adalah langkah-langkah dalam membuat cetak datar menggunakan teknik serigrafi (sablon).
Siapkan media cetak seperti kertas, kain, atau bahan lain yang disesuaikan dengan kebutuhan.
Tempatkan media cetak pada bawah layar sablon dan memastikan berada pada posisi yang benar dan stabil.
Letakkan tinta sablon yang sesuai di satu sisi layar.
Dengan memakai rakel atau alat penggosok, tekan tinta secara lembut dan diratakan ke atas layar yang diarahkan pada media cetak.
Pastikan tekanan dan gerakan rakel konsisten.
Selanjutnya, tinta akan melewati pada area terbuka di layar dan melakukan transfer ke media cetak.
Ulangi proses cetakan tersebut ketika ingin mencetak gambar pada area lain.
Biarkan hasil cetakan sampai kering sempurna.
Baca Juga: 6 Jenis Sablon untuk Kaos agar Tahan Lama
Penjelasan mengani tahap pembuatan cetak datar yang disesuaikan dengan jenis tekniknya, dapat menambah pengetahuan pembaca seputar tahapan dalam membuat cetak datar. Selain itu, juga dapat dijadikan referensi belajar bagi pemula yang terjun pada dunia percetakan. (PAM)
