Mengenal Tahap Perkembangan Embrio pada Manusia

Ragam Info
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tahap perkembangan embrio pada manusia dapat dipelajari dalam materi pelajaran biologi. Hal tersebut termasuk dalam pengetahuan perkembangan manusia.
Perkembangan manusia ditandai sejak sebelum lahir atau embrionik dan pertumbuhan manusia ditandai setelah lahir atau pascaembrionik. Hal tersebut menarik untuk dipelajari karena berkaitan dengan asal muasal kehidupan manusia.
Mengenal Tahap Perkembangan Embrio
Menurut buku Biologi 2 Mengungkap Rahasia Alam Kehidupan SMP Kelas VIII, Kadaryanto, S.Pd. dkk (2007:30), perkembangan embrio adalah masa pembuahan sampai lahir hingga berkembang menjadi bayi.
Setelah terjadi pembuahan yakni meleburnya sel sperma dan sel telur maka akan membentuk zigot. Zigot akan berkembang menjadi embrio. Embrio sendiri adalah sel telur yang sudah dibuahi yang akan menjadi calon bayi hingga usia kehamilan mencapai delapan minggu.
Berikut tahap perkembangan embrio manusia dan penjelasannya.
1. Fase Morula
Pembelahan zigot terjadi secra mitosis, yakni dari satu sel menjadi dua sel, dua sel menjadi empat, dan seterusnya. Sekumpulan sel yang terbentuk tersusun seperti anggur disebut sebagai morula.
2. Fase Blastula
Pada tahap fase blastula, morula yang telah terbentuk akan terus mengalami pembelahan hingga jumlahnya menjadi 100 sel. Pembelahan terus berlanjut sehingga terbentuk rongga di bagian dalam yang disebut blastosol.
3. Fase Gastrula
Grastula ini merupakan hasil pertumbuhan dan perkembangan blastula yang ditandai dengan terbentuknya 3 lapisan embrionik. Lapisan tersebut adalah lapisan bagian luar (ekstoderm), lapisan bagian tengah (mesoderm), dan lapisan bagian dalam (endoderm).
Ketiga lapisan ini akan berkembang menjadi berbagai organ. Proses pembentukan gastrula ini disebut gastrulasi.
4. Fase Organogenesis
Fase ini merupakan proses pembentukan berbagai organ tubuh yang berkembang dari tiga lapisan saat proses gastrulasi. Tahap perkembangan embrio ini adalah fase terakhirnya. Organ yang terbentuk adalah sebagai berikut.
Lapisan ekstoderm menjadi rambut, kulit, sistem saraf, dan indra.
Lapisan mesoderm berkembang menjadi otot, rangka, alat reproduksi, alat peredaran darah, dan alat ekskresi.
Lapisan endoderm berkembang menjadi alat pencernaan dan alat pernapasan.
Baca Juga: Mengenal Infundibulum dan Fungsinya Sebagai Bagian Organ Reproduksi Wanita
Kesimpulannya, terdapat empat tahap perkembangan embrio pada manusia. Hal tersebut meliputi pembelahan zigot hingga pembentukan organ-organ penting. Dengan mempelajarinya makan akan menambah pemahaman tentang materi tahapan embrionik. (DVA)
