Konten dari Pengguna

Mengenal Tahap-tahap Teknologi Plasmid untuk Memproduksi Insulin

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi tahap-tahap teknologi plasmid untuk memproduksi insulin adalah. Sumber: Pixabay/LionFive
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi tahap-tahap teknologi plasmid untuk memproduksi insulin adalah. Sumber: Pixabay/LionFive

Salah satu tahap-tahap teknologi plasmid untuk memproduksi insulin adalah isolasi plasmid dari Escherichia coli atau Saccharomyces cerevisiae. Produksi insulin buatan ini telah dikembangkan sejak tahun 1982.

Plasmid adalah suatu molekul DNA non-kromosom yang mampu berpindah dari bakteri satu ke bakteri yang lain. Kemampuan tersebut banyak dimanfaatkan dalam bidang rekayasa genetika melalui teknologi plasmid.

Tahap-tahap Teknologi Plasmid untuk Memproduksi Insulin

Ilustrasi tahap-tahap teknologi plasmid untuk memproduksi insulin adalah. Sumber: Pixabay/swiftsciencewriting

Plasmid memainkan peran penting dalam Bioteknologi, khususnya dalam rekayasa genetika. Teknik plasmid bertujuan untuk membuat hormon dan antibodi. Misal untuk membuat hormon insulin dengan teknik plasmid.

Hormon insulin berfungsi untuk mengubah glukosa dalam darah menjadi glikogen. Hormon buatan ini sangat diperlukan oleh penderita diabetes mellitus karena kelenjar pankreas pada penderita ini tidak mampu menghasilkan hormon tersebut.

Dalam buku Mikrobiologi Kesehatan: Peran Mikrobiologi dalam Bidang Kesehatan oleh Dra. Agnes Sri Hati, M. Si (2015:232-233) tahap-tahap teknologi plasmid untuk memproduksi insulin adalah:

  1. Mengisolasi plasmid pada bakteri yang akan direkayasa. Bakteri yang dapat digunakan yaitu bakteri Escherichia coli atau Saccharomyces cerevisiae.

  2. Plasmid tersebut dipotong dengan menggunakan enzim di tempat tertentu sebagai calon tempat gen baru yang nantinya dapat membuat insulin. Enzim tersebut disebut enzim endonuklease restriksi.

  3. Gen yang dapat mengatur sekresi insulin diambil dari kromosom yang berasal dari sel manusia dengan cara memotongnya menggunakan enzim yang sama yaitu enzim endonuklease restriksi.

  4. Gen yang telah dipotong dari kromosom sel manusia kemudian direkatkan ke dalam plasmid yang telah dipotong dan ditempatkan di potongan tersebut. Perekatan ini dibantu oleh DNA ligase.

  5. Plasmid yang sudah direkatkan atau disisipi gen manusia, kemudian dimasukkan kembali ke dalam sel bakteri. Nantinya akan menghasilkan kombinasi DNA kode insulin dengan plasmid bakteri yang disebut DNA rekombinan.

  6. Bakteri yang telah mengandung gen manusia tadi, selanjutnya berkembang biak membentuk koloni DNA rekombinan dan menghasilkan insulin buatan yang dibutuhkan.

Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa tahap-tahap teknologi plasmid untuk memproduksi insulin adalah isolasi bakteri, pemotongan, penyisipan ke dalam plasmid, dan kemudian bakteri berkembang biak membentuk insulin buatan. (MRZ)

Baca juga: 4 Keuntungan dan Kerugian Penggunaan Rekayasa Genetika