Mengenal Tahapan Budidaya Satwa Harapan dan Jenisnya

Ragam Info
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Satwa harapan berkaitan dengan hewan-hewan yang dapat menghasilkan suatu barang atau jasa. Pembahasan tentang tahapan budidaya satwa harapan, menjadi hal yang menarik untuk menambah wawasan pengetahuan tentang dunia hewan.
Pada umumnya mereka yang melakukan budidaya satwa harapan untuk menciptakan usaha yang menghasilkan berbagai produk. Sebelum melakukan kegiatan tersebut, seseorang harus memiliki dasar ilmu untuk mengembangkan budidayanya.
Ketahui Tahapan Budidaya Satwa Harapan
Banyak masyarakat yang telah melakukan budidaya satwa harapan, tidak lain karena kegiatan ini memiliki nilai ekonomis dan meningkatkan penghasilam keluarga.
Menurut buku Kamus Istilah Dunia Peternakan, Komang Budaarsa (2019, hal.iii), satwa harapan adalah satwa yang berpotensi untuk diternakkan.
Tahapan merupakan hal yang harus dilakukan oleh pelaku budidaya satwa harapan. Berikut ini adalah tahapan budidaya satwa harapan yang berkaitan dengan pemeliharaan.
1. Pemilihan Bibit Unggul
Pertama, bibit sangat menentukan kualitas dari hasil yang didapatkan. Agar dapat dikembangbiakan dengan baik, pelaku budidaya harus memiliki pengetahuan dasar dalam memilih bibit unggul.
2. Pemilihan Pakan
Selanjutnya pemilihan pakan menjadi tahapan penting untuk menunjang prodiktivitas satwa harapan. Pemberian pakan juga harus memperhatikan jumlah kebutuhan, waktu, dan cara pemberian yang sesuai dengan jenis satwa.
3. Pemeliharaan Kandang
Tahapan budidaya satwa harapan selanjutnya berkaitan dengan pemeliharaan kandang yang dapat meningkatkan kesejahteraan hewan. Kenyamanan dan kebersihan kandang akan berpengaruh besar terhadap kesehatan mereka.
4. Pencegahan Hama
Hama sangat mengganggu bagi budidaya satwa harapan. Dalam hal ini harus diperhatikan cara pencegahan yang aman bagi hewan dan lingkungan.
Jenis Satwa Harapan
Ada beberapa jenis satwa harapan yang penting untuk diketahui berikut beberapa di antaranya:
Burung. Dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan bahan baku telur atau peliharaan. Contohnya burung puyuh, burung hantu, burung kenari.
Ikan. Ikan dapat menjadi bahan konsumsi, contohnya ikan lele, ikan mas.
Cacing. Cacing dibudidayakan untuk sumber pakan atau pembuatan pupuk organik.
Ulat sutera. Manfaatnya dapat menghasilkan bahan baku benang.
Baca Juga: 4 Contoh Hewan Ekolokasi dan Ciri-ciri Khususnya
Tahapan budidaya satwa harapan meliputi teknik pemeliharaan hewan yang harus diperhatikan. Hal ini sangat penting karena mempengaruhi produktivitas hewan itu sendiri. (DVA)
