Mengenal Unsur Intrinsik Puisi Aku Ingin Karya Sapardi Djoko Damono

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Aku Ingin termasuk salah satu judul puisi karya sastrawan Indonesia Sapardi Djoko Damono. Seperti bentuk karya sastra lainnya, teks ini memuat elemen pembangun berupa unsur-unsur intrinsik. Oleh sebab itu, unsur intrinsik puisi Aku Ingin menarik dipahami agar pembaca dalam mengenali substansi di dalam naskah tersebut.
Puisi merupakan tulisan yang bersifat imajinatif dan estetis. Melalui puisi seseorang dapat mengutarakan perasaan serta pesan tertentu dengan bahasa yang khas. Karena itulah, teks tersebut bisa digunakan sebagai sarana berekspresi para penyairnya.
5 Unsur Intrinsik Puisi Aku Ingin Karya Sapardi Djoko Damono
Berdasarkan buku Memahami Unsur Fisik dan Batin Puisi, Satrio, (2022: 31), puisi adalah sebuah struktur yang terdiri dari unsur-unsur pembentuk. Salah satunya yaitu unsur intrinsik yang terkandung dalam teks puisi. Komponen ini umumnya bersifat padu dan fungsional karena tidak dapat berdiri sendiri tanpa mengaitkan unsur yang lainnya.
Adapun hampir setiap puisi memuat unsur intrinsik. Termasuk pada karya berjudul Aku Ingin. Unsur tersebut saling terkait serta mampu membentuk totalitas makna yang utuh.
Untuk semakin mendalaminya, inilah penjelasan mengenai unsur intrinsik puisi Aku Ingin yang dapat disimak lebih lanjut.
1. Tema
Tema dalam puisi merujuk pada ide maupun gagasan pokok yang terdapat pada teks puisi. Adapun pada puisi karya Aku Ingin memiliki tema percintaan atau perasaan cinta. Lantaran berdasarkan latar belakangnya, puisi ini ditujukan untuk istri pengarang yang saat itu tengah sakit.
2. Rima
Rima dapat diartikan sebagai perulangan bunyi dalam puisi yang bertujuan untuk menimbulkan kesan keindahan. Untuk puisi Aku Ingin rima yang digunakan yaitu berpola a – b dan a – a. Persajakan tersebut bisa diidentifikasi pada vokal akhir pada setiap bait.
3. Majas (Gaya Bahasa)
Gaya bahasa dapat dikenal juga dengan istilah majas atau bahasa figuratif. Pada puisi penggunaan majas untuk menuliskan sesuatu dengan kata-kata yang bermakna kiasan atau lambang.
Dalam hal ini, puisi Aku Ingin memuat majas personifikasi. Jenis majas ini menganalogikan suatu benda yang berperilaku selayaknya manusia. Seperti halnya pada beberapa bait sebagai berikut.
Dengan kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu. Istilah kayu melambangkan si penyair, api sebagai orang yang dicintai, dan abu ialah dampak pengorbanan si penyair.
Dengan isyarat yang tak sempat disampaikan awan kepada hujan yang menjadikannya tiada. Kalimat tersebut mengutarakan seakan-akan awan dapat menyampaikan suatu hal terhadap hujan.
4. Imaji
Daya bayang atau imaji adalah pemakaian kata-kata yang bersifat konkret yang bisa menimbulkan imaji atau pencitraan, contohnya.
Imaji Perasaan
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana. Kalimat ini menggambarkan bahwa penulis ingin mencintai seseorang dengan apa adanya.
Imaji Pendengaran
Dengan kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya tiada. Larik tersebut seolah mengutarakan bahwa kayu berbicara kepada api.
5. Amanat
Amanat ialah ajaran moral yang hendak disampaikan penyair kepada pembaca. Dengan ini amanat yang terdapat pada teks puisi Sapardi Djoko Damono berjudul Aku Ingin adalah tentang kesederhanaan cinta yang tak perlu dibuktikan dengan tindakan yang menggebu-gebu.
Namun, cukup dengan mencintainya seperti kita mencintai diri sendiri. Puisi ini juga menyimpan makna tersirat bahwa cinta bukanlah hal yang rumit.
Itu tadi unsur intrinsik puisi Aku Ingin yang dapat dicermati. Setelah memahami ulasan di atas, pembaca tidak akan kesulitan dalam menganalisis struktur pada karya sastra puisi. Semoga membantu! (Riyana)
Baca Juga: Ketahui Makna Puisi Aku Ingin Karya Sapardi Djoko Damono
