Konten dari Pengguna

Mengenal Unsur-unsur dalam Karangan Fiksi beserta Contohnya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Unsur-unsur dalam Karangan Fiksi, foto:pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Unsur-unsur dalam Karangan Fiksi, foto:pexels

Karangan fiksi merupakan karangan yang isinya berupa berbagai kejadian fantasi. Sehingga karangan tersebut hanya digunakan untuk hiburan semata. Untuk lebih memahami terkait karangan tersebut, maka perlu mengetahui unsur-unsur dalam karangan fiksi dan contohnya.

Karangan fiksi tercipta dari imajinasi pengarangnya. Sehingga semua peristiwa atau kejadian yang terjadi dalam karangan tersebut hanyalah imajinasi semata.

Mengetahui Unsur-unsur dalam Karangan Fiksi

Ilustrasi Unsur-unsur dalam Karangan Fiksi, foto:pexels

Dikutip dari buku Buku Pendamping Siswa Cerdas Modul Bahasa Indonesia SD/MI Kelas IV, Agus (2021:89), unsur-unsur dalam karangan fiksi terdiri atas unsur intrinsik dan unsur ekstrinsik. Kedua unsur tersebut menjadi satu kesatuan dalam menunjang terciptanya karangan fiksi.

Adapun penjelasan dari masing masing unsur tersebut sebagai berikut.

1. Unsur Intrinsik Karangan Fiksi

Unsur intrinsik karangan fiksi merupakan unsur yang membangun adanya karangan tersebut. Berikut adalah beberapa unsur yang termasuk dalam unsur intrinsik.

  1. Tema adalah gagasan utama atau ide yang melandasi karangan.

  2. Alur adalah penggambaran keseluruhan jalannya cerita. Di mana setiap cerita memiliki alur yang berbeda-beda dapat menggunakan alur maju, mundur, ataupun campuran.

  3. Tokoh merupakan pelaku cerita yang mempunyai watak atau karakter yang berbeda-beda. Tokoh dapat terdiri atas tokoh utama, tokoh tambahan, dan tokoh bawahan. Selain itu juga terdapat tokoh protagonis (memiliki perilaku baik) dan tokoh antagonis (memiliki perilaku jahat).

  4. Latar merupakan gambaran tempat, waktu, dan suasana dari peristiwa yang terdapat dalam karangan fiksi.

  5. Konflik merupakan permasalahan yang terjadi di dalam karangan fiksi antara kedua tokoh protagonis dan antagonis.

  6. Amanat adalah pesan moral atau nasihat yang ingin disampaikan oleh pengarang kepada pembaca.

2. Unsur Ekstrinsik Karangan Fiksi

Unsur ekstrinsik karangan fiksi merupakan unsur yang memberikan pengaruh terhadap penulis karangan tersebut. Berikut adalah beberapa poin yang termasuk unsur ekstrinsik.

  1. Hubungan penulis dengan dunia sastra yang biasanya mencakup latar belakang kehidupan penulis yang dapat berpengaruh pada kejiwaannya.

  2. Hubungan ide penulis dengan sastra yang berkaitan dengan filsafat, ideologi, teknologi, serta pengetahuan.

  3. Hubungan semua aspek yang akan memberikan pengaruh terhadap karangan, baik aspek ekonomi, pendidikan, budaya, dan politik.

Kumpulan Contoh Karangan Fiksi

Ilustrasi Unsur-unsur dalam Karangan Fiksi, foto:pexels

Contoh karangan fiksi saat ini sudah banyak beredar di pasaran dalam bentuk buku cerpen maupun novel. Berikut adalah beberapa contoh karya sastra yang termasuk ke dalam karangan fiksi dan sudah beredar di pasaran.

  1. Bumi Manusi karya Pramoedya Ananta Toer

  2. More Of You karya Acha Sinaga dan Andy Ambarita

  3. Kumpulan Cerpen Anak Payung-Payung Impian Karya Yosep Rustandi

  4. Bidadari yang Mengembara karya A.S. Laksana

  5. Romeo & Juliet karya Shakespeare

Baca Juga: 2 Contoh Cerpen Singkat dan Jelas Berbagai Tema

Pada dasarnya unsur-unsur dalam karangan fiksi terdiri dari unsur ekstrinsik dan unsur intrinsik. Sehingga ketika seorang penulis akan membuat karangan fiksi, maka harus memperhatikan unsur-unsur tersebut. (PAM)