Mengetahui Apa Itu Astenosfer beserta Ciri-Cirinya

Ragam Info
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pada dasarnya, planet bumi memiliki struktur utama. Salah satunya, yaitu astenosfer (lapisan selubung atau mantle). Pengertian astenosfer adalah zona mantel bumi yang terletak di bawah litosfer.
Nama astenosfer berasal dari bahasa Yunani yang berasal dari kata asthenes yang artinya lemah dan kata sphere yang berarti lapisan atau bulatan. Dari penjelasan tersebut, dapat diartikan bahwa astenosfer merupakan lapisan bumi yang memiliki sifat lemah.
Apa Itu Astenosfer?
Dikutip dalam buku Teori Ilmu Kealaman Dasar Kajian Untuk Mahasiswa Pendidikan Guru Dan Akademis, Darmawan Harefa, S.Pd., M.Pd. (2020:61), astenosfer adalah lapisan teratas mantel luar yang langsung bersentuhan dengan kerak bumi dan listosfer. Lapisan ini terletak pada kedalaman 80-200 km di bawah permukaan bumi.
Astenosfer merupakan lapisan geologis yang sangat penting bagi mantel Bumi. Ini bertanggung jawab untuk menciptakan kerak baru di bumi. Ini terjadi di punggung laut, di mana konveksi mendorong astenosfer ke permukaan.
Lapisan astenosfer berfungsi layaknya pelumas yang memungkinkan terjadinya pergerakan lempeng-lempeng di permukaan bumi. Lapisan ini juga memiliki tanggung jawab mengumpulkan panas dari mesosfer dan memproyeksikannya ke litosfer menggunakan sistem konveksi.
Ciri-Ciri Lapisan Astenosfer
Astenosfer terdiri dari bahan batuan yang terbuat dari besi dan magnesium silikat. Komposisi kimia ini hampir identik dengan lapisan bawah bumi atau mesosfer.
Astenosfer merupakan lapisan lembut dari batuan hampir cair dalam mantel. Astenosfer lebih rapat daripada litosfer dan berperilaku seperti fluida. Adapun ciri-ciri lapisan astenosfer yaitu sebagai berikut.
Lapisan ini memiliki ketebalan sekitar 2.900 km.
Memiliki suhu sekitar 1.300 derajat celcius.
Lapisan ini merupakan campuran dari berbagai bahan yang bersifat cair, padat, dan gas dengan suhu tinggi.
Memiliki sifat fisik yang cukup lemah dan kental serta bersifat palstis atau mendekati bentuk cairan kental.
Bertanggung jawab untuk mendorong pembaruan dan perluasan dasar laut.
Terdapat komponen yang sangat penting yang disebut basal, yang merupakan batuan beku yang, melalui proses ekstrusi, mengalir melalui punggung laut.
Mudah berubah posisi tanpa mengalami keretakan atau kerusakan struktural, namun membutuhkan waktu yang lama.
Baca juga: Mengenal Lapisan Inti Dalam Bumi dan Bagian-bagiannya
Lapisan astenosfer adalah lapisan yang terletak di bawah litosfer. Lapisan ini memiliki suhu lebih panas sehingga struktunya lebih lembek dibanding litosfer. (MRZ)
