Konten dari Pengguna

Mengetahui Gas Utama yang Membentuk Massa Matahari

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi gas utama yang membentuk massa matahari adalah. Sumber: Pexels/Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi gas utama yang membentuk massa matahari adalah. Sumber: Pexels/Pixabay

Gas utama yang membentuk massa matahari adalah hidrogen dan helium. Kedua gas tersebut sangat berpengaruh pada reaksi matahari yaitu reaksi fusi yang terjadi pada inti matahari (barisfer).

Matahari merupakan salah satu bintang. Matahri disebut bintang karena meruapakan benda langit yang dapat menghasilkan dan memancarkan cahaya sendiri. Matahri tersusun atas 3 lapisan yaitu atmosfer, fotosfer, dan inti matahari.

Gas Utama yang Membentuk Massa Matahari

Ilustrasi gas utama yang membentuk massa matahari adalah. Sumber: Pixabay/WikiImages

Materi penyusun matahari beberntuk gas pijar, yang disebut dengan plasma. Dikutip dalam buku Asyik Mengerjakan PR Sains SD Kelas 5 oleh De Alfarian (2007:116) matahari hanya tersusun dari gas saja. Gas penyusun terbesar matahari adalah gas hidrogen dan helium.

Gas utama yang membentuk massa matahari adalah hidrogen yang menyumbang 71% dan helium 27% dari total massa. Sisanya terdiri dari oksigen, karbon, neon, besi, nitrogen, magnesium, nikel, dan gas lainnya.

Kelimpahan gas hidrogen ini dijadikan sebagai energi di dalam inti Matahari. Atom hidrogen yang dikompresi kemudian bergabung dan mendapatkan gas helium lewat fusi nuklir.

Fusi nuklir adalah proses penyatuan dua inti atom ringan yang menghasilkan atom yang lebih berat sehingga sejumlah kecil materi yang terlibat bisa berubah menjadi energi yang sangat besar. Proses ini yang memungkinkan matahari menghasilkan cahaya sendiri.

Struktur Matahari

Ilustrasi gas utama yang membentuk massa matahari adalah. Sumber: Pixabay/AstroGraphix_Visuals

Matahari tersusun atas tiga bagain utama yaitu atmosfer, fotosfer, dan barisfer (inti matahari). Berikut penjelasannya.

1. Atmosfer Matahari

Atmosfer matahari adalah lapisan paling luar dari matahari yang berbentuk gas. Lapisan ini terdiri dari dua lapisan yaitu:

  • Kromosfer: Lapisan atmosfer bagian bawah yang berwarna kemerah-merahan berupa cincin cahaya, dan tonjolan merah berupa awan (obor matahari).

  • Korona: Lapisan atmosfer bagian atas yang berwarna putih atau kekuning kebiruan, serta memiliki ketebalan mencapai ribuan kilometer.

2. Fotosfer

Fotosfer lapisan berupa bulatan berwarna perak kekuning-kuningan yang terdiri atas gas padat bersuhu tinggi. Melalui fotosfer, sebagian besar radiasi matahari ke luar dan terdeteksi sebagai sinar matahari yang kita amati di Bumi.

3. Barisfer (Inti Matahari)

Inti matahari adalah bagian dari matahari yang letaknya paling dalam, berdiameter sekitar 500.000 km dengan tingkat temperatur sekitar 15.000.000°C. Di lapisan inti ini, reaksi fusi nuklir bisa terjadi.

Lapisan matahari lainnya akan dipanaskan dari energi nuklir yang tercipta dilapisan ini. Proton atom hidrogen bertabrakan dengan keras dan melebur untuk membuat atom helium.

Baca juga: Proses Terjadinya Badai Matahari beserta Pengaruhnya

Dari penjealasan di atas dapat disimpulkan bahwa gas utama yang membentuk massa matahari adalah hidrogen dan helium. Kedua gas tersebut erat kaitannya dengan reaksi fusi nuklir di inti matahari. (MRZ)