Mengetahui Karakteristik Bencana Banjir dan Penyebabnya

Ragam Info
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Karakteristik bencana banjir tentu berbeda dengan bencana yang lainnya. Pasalnya pada saat banjir terdapat berbagai material-material yang terbawa oleh aliran arus banjir.
Di Indonesia sendiri, bencana banjir menjadi salah satu bencana alam yang mudah terjadi. Ini disebabkan karena wilayah Indonesia terlebih di daerah tropis sehingga memungkinkan curah hujan yang tinggi di setiap tahunnya.
Karakteristik Bencana Banjir
Banjir adalah peristiwa atau keadaan di mana terendamnya suatu daerah atau daratan karena volume air yang meningkat.
Sementara banjir bandang adalah banjir yang datang secara tiba-tiba dengan debit air yang besar disebabkan karena terbendungnya aliran sungai pada alur sungai.
Umumnya, faktor penyebab banjir ialah curah hujan yang tinggi dan sungai atau drainase yang tidak mampu menampung sehingga air meluap ke daratan. Bencana alam ini mampu menimbulkan kerugian fisik, sosial, dan ekonomi.
Mengutip dari buku Buku Pendidikan Kependudukan Dan Lingkungan Hidup karya Hamidah Suryani (2023:68),berikut adalah beberapa karakteristik bencana banjir.
Kejadian dapat berlangsung lambat, cepat atau tanpa peringatan (banjir bandang)
Terkait dengan musim.
Dapat memutus akses dan mengisolasi masyarakat.
Dampak merusak tergantung pada tinggi air, luas genangan, lamanya genangan, kecepatan aliran, material yang hanyut dan tingkat kepekatan atau endapan lumpur.
Dapat mengakibatkan kerusakan pada infrastruktur dan struktur bangunan.
Penyebab Bencana Banjir
Ternyata, penyebab banjir bukan hanya curah hujan yang tinggi dan lama. Ada beberapa faktor lain yang menyebabkan terjadinya banjir. Inilah beberapa faktor penyebab banjir yang bisa diketahui sebagai berikut.
1. Pendangkalan dan Penyempitan Sungai
Sungai yang mengalami penyempitan membuatnya tidak mampu menampung air hujan. Hal ini berpotensi mengakibatkan terjadinya luapan air sungai ke daratan.
2. Penyumbatan Aliran Sungai
Membuang sampah ke sungai dapat menyumbat aliran air sungai. Pasalnya sampah tersebut tidak bisa diuraikan oleh air sungai sehingga akan menumpuk dan menimbulkan bau yang tidak sedap. Aliran air yang tersumbat inilah yang menyebabkan terjadinya banjir. Air yang tersumbat akan meluap dan menggenangi daerah sekitarnya.
3. Jumlah Air yang Mengalir Semakin Besar
Jumlah air yang mengalir semakin besar pada hujan hanya terjadi dalam intensitas waktu yang singkat. Hal itu terjadi karena sebagian besar air hujan yang turun mengalir menuju daerah yang lebih rendah tanpa meresap ke tanah.
Ini disebabkan karena tanah telah tertutup tembok atau aspal dan tumbuhan yang akarnya berguna untuk menahan dan menyerap air telah habis ditebangi. Tentunya ini dapat mengakibatkan luapan air sungai yang dapat menimbulkan bencana banjir.
Baca juga: Mengenal Jenis-jenis Bencana Alam beserta Kategorinya
Itulah pembahasan mengenai karakteristik bencana banjir dan penyebabnya. Adanya pemahaman mengenai penyebab terjadinya banjir dapat memberikan pengetahuan dan wawasan kepada seseorang sehingga mereka selalu siaga terhadap potensi terjadinya bencana tersebut. (NTA)
